Jumat, 17 April 2026

Berita Terkini

Prajurit BAIS TNI Terduga Penyerang Aktivis KontraS Ditahan di Sel Super Maximum Security

Rabu, 18 Maret 2026 17:09 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI resmi mengamankan empat prajurit dari Angkatan Laut dan Angkatan Udara yang berdinas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI pada Rabu (18/3/2026).

Keempat prajurit berinisial Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES tersebut diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Danpuspom TNI, Mayjen Yusri Nuryanto, menyatakan bahwa para terduga pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Puspom TNI dan akan dititipkan di penjara militer Super Maximum Security Pomdam Jaya, Guntur, Jakarta Selatan.

Baca: Dua Eksekutor Air Keras Aktivis KontraS Terungkap, Polisi Tampilkan Tampang Pelaku

Meskipun sudah diamankan, status keempat prajurit tersebut saat ini masih sebagai terduga pelaku dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Penyerahan para personel ini dilakukan oleh Detasemen Markas BAIS TNI kepada Puspom TNI untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan militer.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa TNI akan bertindak profesional dan transparan dalam mengusut tuntas kasus ini. Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pembaruan hasil penyelidikan kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban atas insiden yang menimpa aktivis HAM tersebut.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Editor: Ghozi LuthfiRomadhon
Video Production: Megan FebryWibowo
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved