Senin, 13 April 2026

Tribunnews Update

Kepala BGN Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Jalan meski Ada Efisiensi Anggaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 07:09 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terdampak efisiensi anggaran 2026.

Efisiensi anggaran ini merupakan langkah pemerintah menyikapi dinamika perang di Timur Tengah yang memengaruhi kondisi ekonomi global.

Dadan menjelaskan, BGN siap menyesuaikan jika efisiensi anggaran perlu diterapkan.

Baca: Tawa Pecah Dengar Kelakar Prabowo ke Kepala BGN Dadan: Saya Juga Botak Sejak Jadi Presiden

Meski pihaknya tetap fokus memastikan program MBG berjalan.

“Kami juga ikut rapat harmonisasi anggaran untuk menyikapi fenomena global, terutama terkait energi dan dampaknya terhadap ekonomi Indonesia,” kata Dadan saat ditemui di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan, BGN tengah melakukan perhitungan agar bisa berkontribusi menanggulangi potensi krisis ekonomi global, sekaligus tetap menjaga kelancaran program MBG.

Meski tidak ada arahan langsung dari Presiden Prabowo terkait pemangkasan anggaran MBG, Dadan menegaskan pihaknya tetap berinisiatif melakukan efisiensi penggunaan dana.

Baca: Kepala BGN Dadan Hindayana Tinjau SDN Kalibaru 01, Ungkap Dana MBG Januari 2026 Sudah Cair

“Kami sedang melakukan perhitungan agar dapat ikut menyikapi krisis yang ada. Kami memiliki sense of crisis untuk memastikan penggunaan anggaran lebih efisien,” ujarnya.

Langkah efisiensi yang diterapkan BGN antara lain memastikan anggaran dipakai secara efektif dan menata ulang kegiatan agar lebih hemat.

BGN memiliki pagu anggaran Rp268 triliun dengan dana cadangan sekitar Rp67 triliun.

Pihaknya fokus memaksimalkan pagu utama tanpa mengandalkan dana cadangan.

Baca: Kepala BGN Dadan Hindayana Desak Program Makan Bergizi Gratis Dijamin Lewat Undang Undang Permanen

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah mengoptimalkan Rp268 triliun itu, dan kami tidak menghitung dana cadangan. Sehingga pemanfaatannya lebih efektif,” jelas Dadan.

Saat ini, BGN masih melakukan kajian untuk memastikan penggunaan anggaran optimal.

Hasil evaluasi akan disampaikan setelah proses perhitungan selesai dilakukan. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kepala BGN Bicara Soal Program MBG Tak Terdampak Efisiensi 2026

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Thalia AshrizarDhanessa
Video Production: Mellinia Pranandari Putri Kristianto
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved