Berita Terkini
Satelit BeiDou China Diduga Bantu Iran Buat Serangan ke Pangkalan AS Lebih Akurat
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Para ahli intelijen menyebut Iran kemungkinan besar menggunakan sistem navigasi satelit BeiDou milik China untuk meningkatkan akurasi serangan militernya terhadap aset Israel dan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Mantan kepala intelijen luar negeri Prancis, Alain Juillet, mengungkapkan bahwa rudal-rudal Iran kini jauh lebih presisi dibandingkan konflik sebelumnya. Hal ini memicu kecurigaan bahwa Teheran telah beralih dari sistem Global Positioning System (GPS) ke teknologi navigasi China yang lebih sulit diganggu oleh Amerika Serikat.
Baca: Trump Terancam! Punya Waktu hingga 18 Maret Jelaskan Tragedi Bom SD Iran yang Tewaskan 170 Siswi
Peningkatan akurasi ini mulai terlihat jelas sejak konflik singkat Iran-Israel pada Juni lalu. Penggunaan BeiDou dinilai menjadi tantangan serius bagi pertahanan AS, mengingat sistem navigasi ini memiliki infrastruktur yang berbeda total dengan GPS yang selama ini dominan digunakan di kawasan tersebut.
Hingga saat ini, pihak Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait penggunaan teknologi navigasi China tersebut. Namun, ketegangan terus memuncak menyusul serangan udara gabungan AS dan Israel ke Iran pada Februari lalu yang memicu aksi balasan berupa peluncuran ratusan rudal balistik ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
(Tribun-Video.com/Aljazeera.com)
Video Production: Untung
Sumber: Sumber Lain
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Iran-AS: Pakar China Bongkar Kelemahan Militer AS, Ukraina Ancam Sanksi Tel Aviv
Rabu, 29 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Pakar Militer China Temukan Titik Lemah AS saat Perang Lawan Iran, Bikin Stok Amunisi Terkuras
Rabu, 29 April 2026
Konflik Timur Tengah
Iran Disebut "Merengek" agar AS Buka Selat Hormuz, Trump: Mereka Berada dalam Keadaan Runtuh
Rabu, 29 April 2026
Berita Terkini
Respons Keras Trump soal Kanselir Jerman yang Sebut Iran Permalukan AS: Dia Tidak Tahu Apa-apa!
Rabu, 29 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.