Jumat, 15 Mei 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sidang Chromebook: Bos Vendor Blak-blakan Untung Tipis Meski Harga per Unit Dijual Rp 6,49 juta

Selasa, 24 Februari 2026 21:09 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Direktur Utama PT Supertone (SPC), Tedjokusuma Raymond buka-bukaan soal penjualan laptop Chromebook yang diproduksi perusahaannya dalam sidang lanjutan kasus Nadiem Makarim.

Bos PT Supertone itu mengaku untung tipis dalam penjualan Chromebook meski laptop dijual mahal hingga Rp6.490.000 per unit.

Ungkapan tersebut disampaikan Raymond dalam menjawab jaksa terkait 39 ribu unit Chromebook yang diproduksi oleh perusahaannya dan dijual ke distributor.

Raymond mengungkapkan pengakuannya saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Sidang berlangsung di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Selasa, (24/2/2026) sekira pukul 14.00 WIB.

Dalam siding Raymond juga dihadapkan dengan pertanyaan Jaksa yang mengulik perbedaan antara harga pokok penjualan (HPP) dan harga jual.

Raymond menyebut ongkos produksi laptop Chromebook tipe X1 sekitar Rp3 juta per unit.

Baca: Klarifikasi soal Transaksi Rp 809 Miliar antara Gojek dan AKAB dalam Persidangan Perkara Chromebook

Baca: Miris! SD Negeri di Kabupaten Madiun Dibobol Komplotan Maling, Belasan Chromebook Raib

Sedangkan harga eceran tertinggi yang diajukan sebesar Rp6.490.000 per unit ditentukan berdasarkan survei online.

Sementara harga produk sejenis dengan spesifikasi mirip dijual antara Rp 6 hingga Rp 7 juta di marketplace.

Dari harga tersebut ditambahkan CDM dengan biaya sekitar Rp 480 ribu, sehingga harga final ditetapkan Rp 6.490.000 per unit. 

Diketahui, dalam kasus ini PT Supertone disebut sebagai pemenang proyek pengadaan laptop Chromebook dan CDM di Kemendikbud Ristek periode 2019-2022.

Pengadaan tersebut diduga memperkaya PT SPC sebesar Rp 44,96 miliar dalam pengadaan Chromebook.

PT SPC dalam pengadaan Chromebook diduga tidak memperhatikan kondisi pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Akibatnya, program digitalisasi pendidikan dianggap gagal, terutama di daerah 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan) dan merigikan negara trilliunan rupiah.

(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bos Vendor Chromebook Blak-blakan di Sidang: Untung Tipis Meski Harga Rp6,49 Juta

Editor: Tri Hantoro
Reporter: Linda Pancaningrum
Video Production: Ni'amu Shoim Assari Alfani
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved