Nasional
Bripda DP Ditemukan Tewas dengan Luka Memar di Perut, Dugaan Kekerasan Internal Diselidiki
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Institusi Polri menjadi sorotan di bulan Februari 2026 karena sejumlah kasus yang menjerat anggotanya.
Di Maluku, anggota Brimob berinisial Bripda MS menganiaya pelajar, AT (14) hingga tewas.
Korban dituduh terlibat aksi balap liar sehingga dianiaya menggunakan helm.
Dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan anggota polisi juga terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan.
Bripda DP (19), anggota Direktorat Samapta Polda Sulsel tewas tak wajar pada Minggu (22/2/2026) pagi.
Keluarga menemukan luka lebam pada jenazah dan menduga korban dianiaya senior di dalam Asrama Ditsamapta Polda Sulsel, Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.
Bripda atau Brigadir Polisi Dua merupakan pangkat terendah dalam golongan Bintara Polri.
Baca: Kapolri Marah saat Tahu Bripda Masias Aniaya Remaja di Tual hingga Tewas: Menodai Marwah Institusi
Korban berasal dari Pinrang, Sulawesi Selatan dan baru lulus pendidikan polti tahun 2025.
Putra kedua pasangan Aipda Muhammad Jabir dan Sumarni baru setahun berdinas di Polda Sulsel.
Ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, mengaku mendapat kabar anaknya tak sadarkan diri di asrama kemudian dibawa ke RSUD Daya Makassar.
Nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal di rumah sakit.
Sebagai anggota polisi yang sudah berdinas 20 tahun, Aipda Muhammad Jabir mengetahui tanda-tanda kekerasan pada jasad anaknya.
"Pemeriksaan awal ada luka memar di perut dan leher. Indikasi (kekerasan) karena masih sementara autopsi di dalam dan ada videonya luka memar di perut sebelah kanan," ucapnya, dikutip dari TribunMakassar.com.
Ia menuding senior di Polda Sulsel sebagai pelaku penganiayaan dan meminta kasus ini diusut tuntas.
Baca: Misteri Kematian Bripda DP: Bintara Muda Polda Sulsel Tewas Diduga Dianiaya Senior di Makassar
"Kami akan proses minta keadilan, apabila ada penganiayaan kami serahkan ke penyidik Polda untuk mengungkap tuntas siapa pelaku penganiaya kejadian tadi pagi," katanya.
Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk proses autopsi.
"Ada luka memar di perut, di sini (dada dekat leher) hitam, sama mulut keluar darah terus," imbuhnya.
Sementara itu, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Pol Zulham Effendy, berjanji akan mengusut kematian Bripda DP yang juga anak anggota Polres Pinrang.
"Kita Bid Propam mendalami, makanya jenazah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut, baik visum luar maupun visum dalam," tandasnya.
Menurutnya, proses penyelidikan akan dilakukan secara terbuka dan profesional.
"InsyaAllah kita akan ungkap kalau memang ada kejadian di luar dari kejadian umum atau mencurigakan, atau kekerasan disitu kita akan luruskan," lanjutnya.
(*)
Sebagian artikel telah tayang di TribunMakassar.com dengan judul Jenazah Bripda DP Dipulangkan ke Pinrang, Polda Sulsel Periksa 6 Polisi Terduga Penganiaya
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Bripda DP, Anggota Polda Sulsel Tewas Diduga Dianiaya Senior, Ditemukan Luka Memar di Perut
# Bripda DP # Tewas # Luka Memar # Perut # Kekerasan # Internal #
Video Production: Sekar KinasihBambang
Sumber: Tribunnews.com
Tribunnews Update
Sepasang Kekasih yang Hendak Menikah Tewas Alamai Kecelakaan Maut di Langkat, Korban Tergilas Truk
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Update
Penampakan Lubang Penemuan Jasad Pria yang Terkubur di Lahan Kosong Cikeas Bogor, Dekat Mako Brimob
Jumat, 27 Maret 2026
Konflik Timur Tengah
Serangan Hizbullah ke Israel, Kota Nahariya Jadi Sasaran hingga Tewaskan 1 Warga
Jumat, 27 Maret 2026
Viral
GEGER! 2 PRIA DITEMUKAN Tewas di Atap Masjid di Brebes, Dilaporkan Hilang Selama 5 Hari
Jumat, 27 Maret 2026
Viral
VIRAL! AKSI Kejar kejaran Polisi di Pacitan Berujung Tragis, Pemotor Tewas seusai Tabrak Tiang
Kamis, 26 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.