Senin, 1 Juni 2026

Tribunnews Update

Prabowo Ultimatum Eks Pejabat BUMN Buntut Pengelolaan Terpecah: Siap-siap Kau Dipanggil Kejaksaan!

Senin, 2 Februari 2026 15:29 WIB
Tribun Video

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada eks pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah yang dinilainya tidak efisien.

Ia menegaskan, para pejabat lama harus bertanggung jawab atas kebijakan yang membuat BUMN terfragmentasi dalam ribuan entitas.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Baca: Presiden Prabowo Serukan RI Harus Berdikari: Tak Ada Bangsa Lain Menolong jika Kita Diserang

Baca: Presiden Prabowo Wanti-wanti soal Ancaman Perang Dunia III Nuklir: Indonesia Pasti Kena!

Prabowo menyoroti kondisi BUMN yang sebelumnya tersebar dalam lebih dari seribu perusahaan. Menurutnya, sistem yang terpecah-pecah tersebut tidak mungkin dikelola secara efektif.

Dalam pidatonya, Prabowo menilai pengelolaan yang terfragmentasi merupakan bentuk kesalahan yang harus dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan bahwa mantan pimpinan BUMN siap dipanggil aparat penegak hukum untuk dimintai pertanggungjawaban.

Baca: Dedi Mulyadi Ungkap Arahan Presiden Prabowo Dalam Rakornas 2026: Tak Boleh Lupa Akan Sejarah

Prabowo juga menanggapi kritik dari sejumlah eks pejabat BUMN yang menuding dirinya hanya pandai berpidato.

Ia menekankan tidak akan tinggal diam terhadap pihak-pihak yang meremehkan langkah konsolidasi pemerintah.

(Tribun-Video.com)

Editor: Januar Imani Ramadhan
Reporter: Putri Dwi Arrini
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribun Video

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved