Kamis, 14 Mei 2026

Pemerintah Evaluasi Operasi Bantuan Bencana Sumatera Lewat Udara & Tambah Pasukan

Jumat, 5 Desember 2025 18:18 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pemerintah langsung melakukan evaluasi terkait operasi penyaluran bantuan makanan untuk warga korban banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan operasi bantuan udara dengan teknik airdrop sudah dievaluasi agar logistik tidak rusak saat dijatuhkan.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menjelaskan metode pengiriman bantuan lewat helibox dilakukan menggunakan kotak-kotak yang dilengkapi bilah-bilah seperti baling-baling.

Metode airdrop dilakukan menggunakan kotak-kotak bantuan yang dilengkapi parasut.

Dua metode ini dilakukan guna mencegah bantuan hancur saat mencapai daratan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menjelaskan penanganganan bencana Sumatera menjadi Prioritas Nasional termasuk soal dana dan logistik agar tersedia penuh dan siap pakai dalam penanggulangan bencana.

Selain itu seluruh lembaga telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk ekstra responsif. Terutama  dalam upaya evakuasi atau penyelamatan korban, distribusi bantuan dan pemulihan berbagai fasilitas dan layanan vital.

Menurut Pratikno negara hadir dalam upaya penanganan bencana di Sumatera. Masyarakat tidak sendiri dalam menghadapi bencana banjir dan longsor tersebut.

Penyaluran Bantuan
Penyaluran bantuan melalui udara pun dilakukan pemerintah untuk mencapai wilayah-wilayah yang terisolir, pasalnya banjir dan longsor membuat sejumlah akses jalan terputus.

Sebuah video yang memperlihatkan sejumlah warga memunguti butiran beras yang telah bercampur tanah pun viral di sosial media.

Dalam video yang dilihat dari akun instagram @jawatimurpopulr itu dituliskan beras itu berasal dari bantuan logistik untuk masyarakat yang terkena bencana alam banjir dan longsor di Tapanuli Utara Beras itu tumpah karena dilempar dari helikopter.

Ketua Harian Posko Darurat Bencana Pemprov Sumut, Basarin Yunus mengatakan  ke depan pihaknya akan melakukan perbaikan-perbaikan untuk proses pengiriman bantuan dari udara, supaya bantuan yang diberikan tidak rusak.    

Kapolri menyatakan ketinggian saat menurunkan barang akan diturunkan supaya logistik yang disalurkan lewat airdrop tetap terjaga.

Di sejumlah lokasi pesawat yang digunakan tidak memiliki lokasi untuk mendarat, sehingga pembagian logistik diturunkan dari ketinggian tertentu.

Barang bantuan juga akan dikemas lebih baik, sehingga kemasan tidak rusak dan bantuan tidak tercecer.

Panglima TNI mengatakan TNI mengenai bantuan untuk korban bencana yang hancur saat sampai ke tanah, Agus menjelaskan pada saat penurunan bantuan lewat udara terdapat kabel yang merintangi.

Sehingga, pilot memutuskan tetap menjatuhkan bahan bantuan meskipun ada beberapa beras yang tercecer.

Panglima TNI mengerahkan total 30.151 personel untuk membantu penanganan bencana di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolri Soal Kayu Gelondongan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan Polri akan menindaklanjuti temuan kayu gelondongan yang terbawa arus banjir di sejumlah wilayah di Sumatera. 

Ia menyampaikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. Pada Kamis (4/12/2025) besok, pihaknya akan melakukan rapat gabungan.

Ia menegaskan koordinasi awal telah dilakukan dan rangkaian penyelidikan akan dimulai dalam waktu dekat.

Sigit memastikan pihaknya akan segera menindak jika ditemukan pelanggaran hukum di balik kayu gelondongan terseret banjir di sejumlah wilayah di Sumatera.

Temuan banyaknya kayu gelondongan yang berserak terseret banjir Sumatera, memicu dugaan aktivitas ilegal di kawasan hutan Sumatera.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PMK, Pratikno menyatakan pihaknya tengah menelusuri dugaan perusakan lingkungan yang memperparah banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan menggunakan analisis citra satelit.

Ia menyatakan Satgas Penertiban Kawasan Hutan telah turun ke lapangan untuk menelusuri temuan kayu gelondongan yang terseret arus banjir di sejumlah wilayah.

Menurutnya, investigasi dilakukan secara menyeluruh bersamaan dengan operasi evakuasi dan pengiriman bantuan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan pemerintah membuka ruang penuh untuk evaluasi dan investigasi atas dugaan kerusakan lingkungan yang memperparah bencana di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatera Utara.

Teddy meyakini bahwa penyebab bencana di Sumatra kali ini tidak hanya sekedar faktor cuaca. Sebaliknya, isu penyebab bencana kini menjadi perhatian serius pemerintah. 

Lebih lanjut, Teddy menambahkan sambil proses evakuasi dan penanganan korban berjalan, nantinya pemerintah tetap mengawal proses kajian penyebab bencana. 

Pemerintah, kata Teddy, sudah memberikan lampu hijau agar penegak hukum melakukan evaluasi dan investigasi secara menyeluruh.

Saksikan tayangan LIVE UPDATE lengkapnya hanya di Kanal YouTube Tribunnews!

 

Editor: Srihandriatmo Malau
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved