Selasa, 2 Juni 2026

Nasional

TEMUAN BERBEDA! Polisi dan Pihak Kampus Soal Kematian Timothy, Ada Kejanggalan?

Selasa, 21 Oktober 2025 14:05 WIB
Tribunnews Bogor

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.

TRIBUN-VIDEO.COM - Kecurigaan Lukas Triana Putra soal rekaman CCTV detik-detik Timothy Anugerah Putra melompat ternyata benar. Kini pihak Universitas Udayana membantah hasil penyeledikan polisi.

Lukas menerangkan sebelumnya pihak Unud menyatakan bahwa CCTV di lantai 4 Gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) rusak karena ada renovasi.

"Menurutu pihak kampus di lantai 4 ada renovasi gedung sehingga CCTV di lantai 4 tidak ada. Di lantai 3, 2, dan 1 itu ada," kata Lukas.

Diketahui bahwa Timothy disebut jatuh dari lantai 4 dan mendarat tepat di depan pintu masuk Gedung FISIP Unud pukul 09.00 WIB, Rabu (15/10/2025).

Saat jatuh, Timmy masih bernyawa.

Ia kemudian dibawa ke IGD rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Timmy disebut jatuh dari lantai 4, bukan lantai 2.

Baca: Rekaman CCTV Detik-detik Timothy Anugerah Naik Lantai 4 tapi Saksi Cuek: Udah Biarin Aja

"Saya lihat CCTV di lapangan banyak sekali," kata Lukas.

Namun kepada Lukas, pihak kampus menyebut bahwa CCTV di lantai 4 tidak merekam detik-detik Timothy jatuh.

"Dari pihak universitas saya tanyakan CCTV alasannya CCTV di lantai 4 tidak ada," katanya.

Pun dengan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Laksmi Trisnadewi menyatakan bahwa CCTV di lantai 4 rusak sejak tahun 2023.

"Rusaknya CCTV di lantai 4 itu diperkirakan dari sekitaran tahun 2023," katanya.

Ia mengatakan CCTV detik-detik Timothy melompat hanya terekam dari loby Gedung FISIP.

"Kalau CCTV di loby saat korban datang kemudian pada saat korban terjatuh itu ada. Jadi terekam cctv saat korban masuk ke gedung di loby depan, di CCTV yang sama juga merekam saat korban terjatuh," katanya.

Pernyataan polisi kini justru berbeda dengan pihak kampus.

Ketua Unit Komunikasi Publik Unud Dewi Pascarani menyatakan CCTV lantai 4 merekam detik-detik Timothy jatuh.

Baca: Terungkap! Polisi Bantah Timothy Tewas karena Perundungan di Kampus, Sahabat Bongkar Hal Ini

 

"Kalau saya cek sih tadi ada hasilnya kok CCTV," katanya.

Pernyataan tersebut berbeda dengan polisi.

"Ndak ada, ndak ada. salah itu," katanya.

Ia tak secara gamblang menyatakan bahwa polisi bohong.

"Itu kepolisian yang bilang ? Kalau saya, saya tidak menyatakan kalau polisi salah, tapi saya sudah cek sendiri dan itu hasilnya ada," katanya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya mengatakan kejadian yang dialami Timothy terjadi sekitar pukul 09.15 WITA, Rabu (15/10/2025).

"Jam perkuliahan sehingga di lanta 4 FISIP hanya ada beberapa orang mahasiswa yang melihat Timothy mondar-mandir di lantai 4," katanya.

Tak berselang Timmy menghilang.

"Saat itu menghilang yang ditemukan hanya tas dan sepatu," katanya.

Tiba-tiba saja mahasiswa dan dosen merasa terkejut mengira Timmy jatuh.

"09.15 di lantasi 1 terkejut karena ada mahsiswa yang terjatuh dari atas, tergeletak di pintu masuk FISIP Unud. Masih sadar," katanya.

Timothy kemudian dibawa ke IGD Rumah Sakit Ngurah Bali.

Menurutnya ada tiga mahasiswa yang melihat Timothy di lantai 4.

"Setelah saya tanyakan hanya 3 orang yang melihat Timothy berada di lantai 4 itu yang mondar-mandir di lantai 4 itu. Teman lain justru ndak melihatnya," katanya.

(*)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Beda Pengakuan Polisi dengan Kampus Soal CCTV Lantai 4, Rekaman Video Timothy Jatuh Disembunyikan ?

# Polisi # Pihak # Kampus # Kematian # Timothy Anugerah Putra # rekaman CCTV # Lukas Triana Putra # 

Editor: Wening Cahya Mahardika
Video Production: ahmadshalsamalkhaponda
Sumber: Tribunnews Bogor

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved