Bukan soal Statistik Tapi Satu Anak Saja Jadi Korban, Itu Sudah Bencana Nasional | Saksi Kata
TRIBUN-VIDEO - Satu anak keracunan makanan mungkin terdengar kecil di atas kertas.
Tapi bagi Ririn Sefsani, aktivis perempuan dari gerakan Suara Ibu Indonesia, satu anak saja yang menjadi korban keracunan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sudah cukup disebut bencana nasional.
Ia berbicara sebagai seorang warga, seorang perempuan, seorang “ibu” bagi generasi yang akan datang.
"Bila satu anak kita menjadi korban, itu sudah merupakan bencana nasional. Apalagi jika korban mencapai puluhan ribu, itu jauh lebih buruk dari bencana nasional," ujar Ririn saat wawancara eksklusif dalam program Saksi Kata, di studio Tribunnews, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ririn juga merespons pernyataan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang yang menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah menghitung bahwa menu MBG senilai Rp10 ribu bisa mencakup ayam dan telur.
Ririn pun memberikan respons tegas.
Dia menilai hal itu seharusnya bisa dimulai dari sarapan pagi Presiden, jajaran menteri kabinet serta pejabat daerah.
Menurutnya, hal yang dimulai deri para pejabat itu pasti akan dicontoh oleh para siswa-i yang menerima manfaat MBG.
Dia juga mengkritik kebijakan publik ini jangan menjadikan rakyat kelinci percobaan.
"Jangan hanya rakyat saja jadi kelinci percobaan,” ujarnya.(*)
Saksikan wawancara eksklusif lengkapnya hanya di kanal YouTube Tribunnews!
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Politisi PDIP Kritik Pidato Prabowo soal 'Kabur ke Yaman', Guntur Romli: Sikap Antikritik Bahaya
2 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.