Sabtu, 11 April 2026

HOT TOPIC

Guncang Pentagon! Tentara AS Bocorkan Rahasia Tank M1A2 Abrams, China Mulai Peringatkan Netanyahu

Jumat, 8 Agustus 2025 21:05 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) ditangkap pada Rabu (6/8/2025).

Penangkapan dilakukan karena prajurit tersebut diduga mencoba memberikan informasi rahasia militer kepada Rusia.

Departemen Kehakiman AS mengungkapkan, prajurit tersebut bernama Taylor Adam Lee (22), yang berdinas di Fort Bliss, Texas.

Ia diduga mencoba memberikan informasi soal kelemahan tank AS kepada perwira Rusia dengan imbalan kewarganegaraan Rusia.

Tank yang dimaksud adalah M1A2 Abrams, tank tempur utama AS.

Baca: Perang Belum Berakhir! Iran Lesatkan Rudal Mematikan, Tentara IDF Ngacir, Kepala Netanyahu Diburu

Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung bulan Juli lalu, Lee diduga menyerahkan kartu memori SD berisi dokumen dan informasi sensitif terkait tank tersebut kepada seseorang yang ia anggap sebagai perwakilan pemerintah Rusia.

Asisten Direktur Divisi Kontraintelijen FBI, Roman Rozhavsky mengatakan, penangkapan terhadap Lee merupakan peringatan keras kepada siapa pun untuk tidak mengkhianati AS.

Saat ini, Lee menghadapi dakwaan serius atas upaya mentransmisikan informasi pertahanan nasional kepada musuh.

Jika terbukti bersalah, ia terancam mendapat hukuman berat.

Di sisi lain, China mengeluarkan peringatan keras kepada Israel atas rencana menduduki sepenuhnya Jalur Gaza.

Rencana tersebut sebelumnya diungkapkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dikutip dari Anadolu Agency pada Kamis (7/8/2025), Utusan China untuk PBB Geng Shuang menilai tindakan itu sangat berbahaya.

Pasalnya, Israel akan memperluas zona perang, termasuk menargetkan wilayah yang diyakini menampung tahanan.

"Kami mendesak Israel untuk segera menghentikan tindakan berbahaya tersebut," kata Shuang.

Baca: Dunia Kutuk Israel Buntut Keputusan Rebut Gaza, Ambil 25% Wilayah Terakhir yang Belum Dikuasai

Dalam pertemuan di PBB pada Selasa (5/8/2025), Shuang mendesak Israel untuk membatalkan rencana tersebut.

Ia juga mengajak negara-negara yang punya pengaruhh untuk mengambil peran dalam rangka mewujudkan gencatan senjata.

Selain China, Kementerian Luar Negeri Palestina juga menentang rencana Netanyahu atas rencana menduduki Gaza secara penuh.

Hal ini kontras dengan apa yang disampaikan Netanyahu bahwa Israel hanya ingin melenyapkan Hamas dan membawa pulang sandera.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan mencegah sekutunya untuk menduduki Gaza secara penuh.(Tribun-Video.com)


Artikel ini telah tayang di sini.

Editor: Tim Kreatif Tribun-video.com
Video Production: Diah Putri Pamungkas
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved