TRIBUNNEWS ON FOCUS
[FULL] Perang Thailand-Kamboja Bisa Memanas Jika AS-China Ikut Diseret, Prabowo Bisa Menengahi
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Eskalasi antara Thailand dan Kamboja terus memuncak.
Pada Kamis (24/7/2025), militer kedua negara saling meluncurkan tembakan hingga mengakibatkan jatuhnya korban tewas maupun luka.
Serangan ini dikhawatirkan kian meluas jika tak segera dilakukan upaya damai.
Pakar Hubungan Internasional, Prof Hikmahanto Juwana turut menyoroti hubungan Thailand-Kamboja dengan AS-China.
Baca: Thailand Tegas Tolak Mediasi Internasional untuk Berdamai, Minta Kamboja Hentikan Serangan
Baca: UPDATE Perang Thailand-Kamboja Hari Kedua: Libatkan Artileri Berat Hingga Jumlah Korban Bertambah
Dikhawatirkan, AS dan China bisa terseret dalam perang untuk saling membantu negara sahabat mereka.
Oleh karena itu, diperlukan gencatan senjata segera mungkin agar konflik ini tak meluas hingga memicu korban tewas lebih banyak lagi.
Hikmahanto menilai, Indonesia bisa berpeluang menjadi penengah untuk meredakan konflik dua negara di Asia Tenggara tersebut.
(Tribun-Video.com)
# perang # Thailand # Kamboja
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Tribun Video
Mancanegara
Reaksi Inggris soal Ancaman Trump Keluar dari NATO gegara Tak Dibantu saat Perang Lawan Iran
Jumat, 3 April 2026
Mancanegara
Iran Siaga Tinggi Hadapi Potensi Perang Darat! Pastikan Tak Ada Tentara AS yang Selamat
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Timur Tengah: Iran Tak Biarkan 1 Pasukan AS Selamat jika Perang Darat, Austria Tolak Trump
Kamis, 2 April 2026
Konflik Timur Tengah
Siapkan Kekuatan! Iran Rekrut Remaja jadi Relawan Perang Lawan AS-Israel, Siaga Pertempuran Darat
Kamis, 2 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Perang Timur Tengah: Iran Tak Takut Diancam Kembali ke Zaman Batu, Israel Digempur Rudal
Kamis, 2 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.