Minggu, 12 April 2026

Tribunnews Update

Rekaman Kokpit Ungkap Dugaan Human Error, Benarkah Kapten Pilot Air India Putus Sakelar Bahan Bakar?

Jumat, 18 Juli 2025 12:59 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Rekaman suara dari kokpit pesawat Air India yang jatuh di Ahmedabad, India, pada 12 Juni 2025 mengindikasikan kemungkinan kesalahan manusia.

Sebanyak 260 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.

Laporan awal menyebut kapten pilot diduga mematikan sakelar bahan bakar sesaat setelah pesawat lepas landas.

Hal ini memicu respons panik dari kopilot.

Baca: Bocah 1 Tahun Babak Belur Dianiaya Pasutri Pengasuh di Jakarta, Kesal Buang Air Tak Pernah Bilang

Sumber Wall Street Journal menyatakan dialog antara pilot menunjukkan kapten sebagai pihak yang menekan tombol pemutus bahan bakar.

Namun, Presiden Federasi Pilot India, Charanvir Singh Randhawa, membantah tudingan tersebut.

Ia menegaskan laporan awal tidak menyebut siapa yang mematikan sakelar.

Randhawa meminta publik menunggu hasil investigasi resmi dari otoritas India sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Baca: Kronologi Penembakan Nelayan di Perairan Palembang Versi TNI AL, Bermula dari Kecurigaan

Air India telah melakukan pemeriksaan menyeluruh pada seluruh armada Boeing 787 dan tidak menemukan kerusakan teknis.

Pemerintah India mengimbau agar masyarakat bersabar dan tidak membuat spekulasi lebih lanjut.

Otoritas keselamatan penerbangan India masih menelusuri rekaman dan data teknis lainnya untuk mengungkap penyebab pasti.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Laporan WSJ: Kapten Pilot Air India Putus Sakelar Bahan Bakar, Kopilot Panik

 # kokpit # human error # Kapten Pilot # Air India # bahan bakar

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tita Amadhea
Video Production: Muhammad Adnan Hidayat
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #kokpit   #human error   #Kapten Pilot   #Air India   #bahan bakar

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved