Sabtu, 18 April 2026

Tribunnews Update

AS Makin Geram! Institut Sains Peringatkan Bahaya Nuklir Iran dengan Status 'Sangat Berbahaya'

Senin, 14 April 2025 15:16 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump terus-menerus mengancam Iran terkait program nuklirnya.

Institut Sains dan Keamanan Internasional terbaru mengatakan, jika program nuklir Teheran memang sangat berbahaya.

Baca: Pertama Kali! Iran-AS Bertemu di Oman Lebih dari 2 Jam Bahas Nuklir, Digelar di Ruangan Terpisah

Institut tersebut memberikan peringatan terhadap program nuklir Iran.

Mereka tersebut memperingatkan bahwa aktivitas Iran dapat dengan cepat beralih ke aplikasi militer kapan saja.​

Mereka turut menyoroti peningkatan signifikan ancaman yang dirasakan sejak Februari 2024.

Baca: Jika Perundingan Nuklir Iran dan AS Gagal, Negara-negara Arab Disebut akan Terkena Dampak Serangan

Penilaian ini menggarisbawahi urgensi yang berkembang seputar ambisi nuklir Iran.

Laporan tersebut menekankan kurangnya kerja sama Iran yang transparan dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).

Khususnya terkait produksi ribuan sentrifus canggih di luar pengawasan IAEA.

Kerahasiaan ini memicu kecurigaan tentang niat dan kemampuan Iran.

Oleh karena itu, institut tersebut telah meningkatkan peringatan ancaman nuklir Iran dengan status 'bahaya serius'.

Baca: Iran Ancam Serang Negara Arab Sekutu AS & Remukkan Fasilitas Minyak Jika Perundingan Nuklir Gagal

Mereka menyerukan peningkatan kewaspadaan dan upaya diplomatik terpadu untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.

Sementara Iran dan AS sendiri saat ini telah melakukan perundingan terkait program nuklir. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul ISIS Peringatkan Bahaya Nuklir Iran, Negosiasi Dimulai di Oman tapi 2 Delegasi Pisah Ruang

# TRIBUNNEWS UPDATE # Amerika Serikat # Iran # perang # nuklir
Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #Amerika Serikat   #Iran   #perang   #nuklir

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved