KPK Soroti Isu Korupsi di Program MBG Imbas Perbedaan Anggaran, BGN Langsung Pasang Badan
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Dilaporkan, dana yang dialokasikan untuk program MBG mengalami penyusutan saat tiba di daerah, yakni nilai makanan yang seharusnya Rp 10.000 justru menjadi Rp 8.000.
Bersamaan dengan itu, pihak Istana dan Badan Gizi Nasional (BGN) langsung pasang badan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana memberikan klarifikasi perihal perbedaan harga makanan dalam program MBG.
Dadan menyatakan, lembaga antirasuah itu belum menerima penjelasan pagu anggaran bahan baku.
Disebutkannya, anggaran tersebut memang berbeda untuk tiap kelompok penerima manfaat.
Baca: Kepala BGN Buka Suara seusai Ditegur Prabowo Lokasi RI 1 Tinjau Banjir Tak Dapat MBG
Baca: Reaksi Kepala MBG Mendadak Ditelepon Prabowo yang Tinjau Banjir Bekasi, Diminta Langsung Bertindak
Perbedaan pagu ini terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia bagian barat.
Dijelaskannya, penggunaan anggaran bahan baku dalam program ini bersifat at cost.
Sehingga jika ada kelebihan dana, anggaran akan dikembalikan.
Sebaliknya, jika terjadi kekurangan, anggaran akan ditambah.
Sebelumnya, Ketua KPK, Setyo Budiyanto menyebut indikasi besaran anggaran yang ditetapkan pemerintah pusat nilainya berkurang saat sampai daerah.
Lantas, ia khawatir praktik itu akan mengurangi kualitas makanan yang seharusnya diterima masyarakat.
Atas hal itu, Setyo mengatakan, KPK akan mengawasi pelaksanaan program MBG melalui Kedeputian Monitoring.
(Tribun-Video.com/Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketika KPK Soroti Isu Utak-atik Anggaran MBG, Istana dan BGN Pasang Badan"
#Badan Gizi Nasional (BGN) # MBG # KPK # Setyo Budiyanto
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Kompas.com
Terkini Nasional
SPPG Hendrik Siap Kembali setelah Kena Suspend BGN, Klaim Siapkan Ratusan Chef Profesional
Jumat, 27 Maret 2026
Setelah Yaqut dan Noel, Giliran Gubernur Riau Nonaktif Ajukan Tahanan Rumah ke KPK
Jumat, 27 Maret 2026
Tribunnews Wiki Update
MAKI Sebut KPK Cuma Omon-omon Soal Tahanan Rumah Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Kuota Haji
Jumat, 27 Maret 2026
Viral
BGN Beri Peringatan ke Hendrik Irawan Imbas Kelola 7 Dapur Makan Bergizi Gratis
Jumat, 27 Maret 2026
Viral
TEGAS! BGN PERINGATKAN Hendrik seusai Kelola 7 Dapur MBG, Tegaskan Bukan Tempat Ladang Bisnis
Jumat, 27 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.