Konflik Palestina Vs Israel
PM Israel Siap Gencatan Senjata di Gaza Demi Bebaskan Sandera, Tapi Perang Versus Hamas Berlanjut
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru.
TRIBUN-VIDEO.COM - PM Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan kesiapannya untuk melakukan gencatan senjata di Gaza demi memulangkan sandera.
Meski begitu, ia menegaskan bahwa perang dengan Hamas masih akan berlanjut.
Baca: Militer Israel Dilaporkan Melakukan 32 Pelanggaran Kesepakatan Gencatan Senjata di Lebanon
Pernyataan itu diungkapkan Netanyahu dalam sebuah wawancara tak lama setelah gencatan senjata di Lebanon diberlakukan.
Seperti diketahui, gencatan senjata antara Israel dan Lebanon resmi dilakukan sejak Rabu (27/11/2024).
Dikutip dari Tribunnews, Netanyahu mengaku siap untuk melakukan gencatan senjata kapan saja.
Baca: Klaim Menang atas Israel, Sekjen Hizbullah: Kembalinya Warga Lebanon ke Rumah, Bukti Kekalahan IDF
Namun, ia menekankan bahwa Israel tak menerima tuntutan utama Hamas untuk mengakhiri perang.
Menurut Netanyahu, situasi saat ini telah membaik untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dengan Hamas.
Terlebih, setelah kematian pemimpin militan Palestina, yakni Yahya Sinwar.
(Tribun-Video.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Netanyahu Siap Gencatan Senjata di Gaza dan Bebaskan Sandera tapi Perang Tetap Berlanjut
Reporter: Isti Ira Kartika Sari
Video Production: Erik Pratama
Sumber: Tribunnews.com
Konflik Timur Tengah
6 Warga Palestina Tewas di Khan Yunis, Israel Kian Ingkari Gencatan Senjata Gaza
Minggu, 29 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
China Suarakan Gencatan Senjata Segera, Negosiasi Lebih Baik daripada Perang Usai Kontak Iran
Kamis, 26 Maret 2026
Tribunnews Update
Iran Tak Beri Ampun Rudal Aset Militer dan Tentara Israel di Jalur Gaza: Komando Militer Terdampak
Rabu, 25 Maret 2026
Tribun Video Update
AS Ajukan Proposal Damai ke Iran, Trump Siapkan 15 Poin Strategis, Desak Gencatan Senjata 1 Bulan
Rabu, 25 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Pejabat PBB Menuding Israel Melakukan Pembersihan Etnis, Ungkap Dugaan Genosida Sistematis
Rabu, 25 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.