Selasa, 7 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Pusat Data Nasional Diserang Hacker, Pelaku Minta Tebusan Rp 131 Miliar ke Pemerintah

Senin, 24 Juni 2024 21:03 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pusat Data Nasional (PDN) mengalami gangguan imbas serangan siber ransomware.

Pelaku juga meminta tebusan US$8 juta atau setara Rp 131 miliar.

Hal itu disampaikan Direktur Network dan IT Solution Telkom Group, Herlan Wijanarko di Kantor Kominfo, Senin (24/6/2024).

Baca: Pemeras Retas Ponsel Curi Dokumen Pribadi Ria Ricis, Ancam Sebar di Sosmed Jika Tak Kirim Uang

"Mereka meminta tebusan 8 juta dolar AS," kata Herlan seperti disiarkan langsung YouTube Kominfo TV.

Sementara itu, Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel A. Pangerapan mengatakan bahwa ransomware ini merupakan varian baru yang bermutasi.

Saat ini hal yang masih dilakukan adalah proses investigasi digital forensik.

Baca: Ketua KPU RI dan Jajarannya Dijatuhi Sanksi Peringatan oleh DKPP, Buntut Peretasan Data Pemilu 2024

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian dalam konferensi pers juga mengatakan PDN mengalami gangguan sejak 20 Juni 2024.

Namun, ia menyebut yang terdampak serangan siber ini adalah pusat data sementara di Surabaya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peretas Pusat Data Nasional Minta Tebusan Rp 131 Miliar ke Pemerintah

Program: Tribunnews Update
Host: Agung Tri Laksono
Editor Video: Muhammad Ulung Dzikrillah
Uploader: bagus gema praditiya sukirman

# Peretasan # Data Nasional # Hacker # Tebusan

Editor: bagus gema praditiya sukirman
Reporter: Agung Tri Laksono
Video Production: Muhammad Ulung Dzikrillah
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Data Nasional   #Hacker   #tebusan   #peretasan

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved