Sabtu, 11 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Hamas Buka Peluang Gencatan Senjata dan Siap Terima Proposal AS, Tapi Israel Harus Angkat Kaki

Senin, 17 Juni 2024 15:40 WIB
Tribunnews.com

Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru

TRIBUN-VIDEO.COM - Pasukan perlawanan Palestina membuka peluang gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.

Bahkan, mereka mengaku siap menerima proposal dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Hal ini diungkapkan oleh Pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh.

Pernyataannya disampaikan saat pidato perayaan hari raya Idul Adha, Minggu (16/6/2024).

Baca: Kejahatan Israel, 40 Ribu Jemaah Salat Idul Adha di Al-Aqsa Diserang IDF, Terobos Halaman Masjid

Ia mengatakan bahwa kelompok militan Palestina siap membuat perjanjian gencatan senjata dengan Israel sejalan dengan kompromi yang dipromosikan oleh pemerintahan Biden.

Haniyeh lantas menegaskan keinginan Hamas saat keputusan gencatan senjata.

Hamas menginginkan perjanjian yang akan mengakhiri pertempuran di Gaza.

Selain itu, mengarah pada pertukaran sandera dengan warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

Baca: VIRAL NEWS: Israel Larang Jemaah Palestina Salat Idul Adha di Al-Aqsa & Hewan Kurban Masuk Gaza

Mengharuskan seluruh pasukan Israel untuk mundur dari wilayah kantong Palestina.

Selain itu, adanya rekonstruksi wilayah yang hancur.

“Hamas dan kelompok-kelompok [Palestina] siap untuk mencapai kesepakatan komprehensif yang mencakup gencatan senjata, penarikan diri dari wilayah tersebut, rekonstruksi wilayah yang hancur, dan kesepakatan pertukaran yang komprehensif,” kata Ismail Haniyeh.

Menurutnya, perlawanan bisa menunjukkan keseriusan dan fleksibilitas yang besar untuk mencapai kesepakatan yang akan menghentikan pertumpahan darah di Gaza.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hamas Buka Peluang Gencatan Senjata di Gaza, Siap Terima Proposal dari Joe Biden

# Hamas # gencatan senjata # Amerika Serikat (AS) # Israel

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Fegi Sahita
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved