LIVE UPDATE
Tentara Bayaran Asing Rela Tinggalkan Ukraina Demi Hadapi Perang Israel-Hamas? Ini Kata Pro Rusia
TRIBUN-VIDEO.COM- Beredar kabar bahwa tentara bayaran asing yang berperang melawan Rusia di Ukraina kini meninggalkan medan perang untuk berperang melawan Hamas di Jalur Gaza.
Informasi tersebut disampaikan pihak pro Rusia melalui akun Telegram yang tampak membagikan laporan TV
“Bantuan dan perhatian kepada Kyiv menurun drastis akibat konflik Israel-Palestina, yang tentu saja membuat khawatir pihak berwenang Ukraina,” tulis salah satu akun Telegram yang pro-Rusia.
Apabila benar terjadi,pemindahan pejuang Legiun Asing untuk berpartisipasi dalam perang di pihak pasukan Israel dapat mempengaruhi moral Angkatan Bersenjata Ukraina.
Terkait berita tersebut rupanya tidak dapat dibenarkan.
Pasalnya, semua gambar yang ditayangkan dalam laporan tersebut digunakan untuk tujuan ilustrasi.
Media berita euronews menyatakan, tidak ada satupun klip yang mendukung bukti bahwa pasukan asing telah dikerahkan dari Ukraina ke Israel.
Yakni, para propagandis di balik virus palsu ini hanya mengambil video dan menambahkan sulih suara.
Sebagai informasi, terdapat pejuang asing di jajaran tentara Ukraina, seperti Legiun Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina.
Diketahui pada Maret 2022, Menteri Luar Negeri Kyiv memperkirakan jumlah permohonan pejuang sukarelawan asing mencapai 20.000, yang berasal dari 52 negara.
Baca: Ratusan Pro Palestina Unjuk Rasa hingga Blokade Pabrik Senjata Inggris yang Pasok ke Israel
Namun sejak itu, belum ada informasi resmi mengenai berapa banyak pejuang legiun asing yang masih berada di Ukraina.
Menurut beberapa laporan media , jumlah tersebut telah berkurang menjadi sekitar 1.500 hingga 2.000 pejuang dengan sebagian besar bertugas di tiga batalyon Legiun Internasional.
Namun, tidak satu pun dari negara-negara tersebut yang mengerahkan tentaranya di wilayah Ukraina sejak dimulainya invasi besar-besaran Rusia.
Dilaporkan, negara-negara Barat turut mendukung penuh atas perang yang terjadi antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas.
Seperti Amerika Serikat berupaya mendukung dengan mengirimkan bantuan senjata dan amunisi untuk Israel melancarkan perang.
Bahkan, saat ini Israel juga tengah melancarkan serangan daratnya di jalur Gaza, Kamis (26/10/2023).
Tindakan tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan yang dilakukan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) lalu.
(Tribun-Video.com/euronews.com).
https://www.euronews.com/my-europe/2023/10/26/are-foreign-mercenaries-leaving-ukraine-to-take-part-in-the-war-between-israel-and-hamas
#ukraina #ukraine #russiaukrainewar #hamasvsisrael #gaza #gazaunderattack #palestina #palestine #israel #hamasattack #israelpalestine #israelpalestineconflict #israelpalestine #israelpalestina
Reporter: Adila Ulfa Muna Risna
Video Production: Ika Vidya Lestari
Sumber: Tribun Video
TRIBUNNEWS UPDATE
Trump Bak Habis Kesabaran atas Iran yang Tak Setujui Kesepakatan, Ancam Lakukan Project Freedom Plus
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Blokade Amerika Serikat ke Iran di Selat Hormuz Makin Ketat, Efek Embargo Kian Terasa di Teheran
4 hari lalu
Terkini Nasional
Dokumen Rahasia! Rusia Bantu Iran Bocor! Putin Siap Kirim 5.000 Drone Serat Optik Gempur AS-Israel
4 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Bocor Dokumen Rahasia Rusia Jor-joran Bantu Iran, Kirim 5.000 Drone Serat Optik Gempur AS-Israel
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.