Tribunnews Update
Usai Wagner Berontak, Inggris Sebut Rusia Tak Lagi Mendanai Grup Wagner, Tapi Belarusia
TRIBUN-VIDEO.COM - Kementerian Pertahanan Inggris menyebut pemerintah Rusia tak lagi mendanai tentara bayaran Wagner Group.
Akan tetapi Inggris menduga sekarang yang mendanai kegiatan Wagner adalah Belarusia.
Pernyataan ini disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris pada Minggu (13/8) dalam buletin harian bahwa Rusia telah berseberangan arah dengan bos Wagner Yevgeny Prigozhin.
Rusia dan Prigozhin tak lagi kompak setelah grup Wagner memberontak pada Juni lalu.
Baca: Antara Hidup dan Mati saat Pasukan Ukraina Disergap Intelijen Rusia, Rentetan Tembakan Jarak Dekat
Ada kemungkinan realistis bahwa Kremlin tidak lagi mendanai grup tersebut.
Pembaruan menunjukkan bahwa otoritas Belarusia adalah "pembayar kedua yang paling masuk akal.
Ia menambahkan bahwa pendanaan Wagner akan menguras sumber daya Belarusia.
Tak hanya itu, Kemhan Inggris mengungkap bahwa Rusia juga mengusik beberapa kepentingan bisnis Prigozhin.
Baca: Gawat! Ukraina Dikepung Ranjau Rusia hingga Tak Bisa Berkutik, Kini Desak NATO Kirim Bantuan Alat
Disebutkan pula, terkait perkembangan di internal Wagner, yang saat ini mengalami "tekanan keuangan".
Kelompok tersebut terpaksa melakukan perampingan dan mengkonfigurasi ulang demi menghemat biaya gaji staf.
(Tribun-Video.com)
Artikel telah tayang dengan judul Ukraine-Russia war – latest: Putin puts hypersonic missiles on subs in latest nuclear threat
Host: Rima Anggi
Vp: Dedhi Ajib
# Wagner # Inggris # Rusia # Grup Wagner # Belarusia
Reporter: Rima Anggi Pratiwi
Video Production: Dedhi Ajib Ramadhani
Sumber: Sumber Lain
Local Experience
VOC Menguasai Banda Neira dan Membantai Penduduk Pada 1621 Demi Merebut dan Memonopoli Pala
7 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rusia-China-Prancis Gagalkan Upaya Negara Teluk Serang Iran, Beri Peringatan soal Rudal Balistik
Sabtu, 4 April 2026
Mancanegara
AS Tak Diajak! Inggris Ambil Alih Kendali Kumpulkan 40 Negara Bahas Opsi Buka Selat Hormuz
Sabtu, 4 April 2026
Berita Terkini
Inggris Kumpulkan 40 Negara Bahas Opsi Buka Selat Hormuz Tanpa Melibatkan AS
Jumat, 3 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Tak Ampuni AS, Vladimir Putin Nyatakan Rusia Siap Turun Tangan Atasi Konflik di Timur Tengah
Jumat, 3 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.