PILPRES 2024
Mengenal Istilah Black Campaign dan Kampanye Negatif dalam Pemilu, Ini Perbedaan Mendasarnya
TRIBUN-VIDEO.COM - Biasanya, jelang Pemilu istilah kampanye negatif dan kampanye hitam (black campaign) selalu muncul.
Tahukah Tribunners bahwa dua istilah tersebut memiliki perbedaan arti.
Lantas apakah Tribunners tahu bedanya negative campaign dan black campaign? Berikut ulasannya.
Baca: Relawan Protes Baliho Ganjar di Lahan TNI Dicopot, Kapuspen: Ini Aturan Larangan Kampanye
Dikutip dari laman Fakultas Hukum Universitas Indonesia, black campaign merupakan kampanye yang bertujuan menjatuhkan pihak lawan.
Biasanya pelaku akan menyebarkan berita bohong atau tuduhan palsu terhadap kandidat tertentu.
Contoh black campaign adalah menuduh calon tak pantas dipilih hanya karena ras atau agama atau hal yang tak terkait dengan kapasitasnya sebagai pemimpin.
Selain itu, kandidat juga dituding melakukan kejahatan tertentu di masa lalu yang belum dibuktikan.
Tentu saja black campaign dilarang dilakukan karena merupakan fitnah semata dan bertujuan menghancurkan karakter seseorang.
Baca: Ingin Sumbang Dana Kampanye untuk Pasangan Capres-Cawapres? Ini Ketentuannya
Pelaku black campaign pun dapat diseret ke jalur hukum karena sudah masuk ranah pidana.
Perbuatan ini melanggar Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 yang diubah melalui UU nomor 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman enam tahun penjara.
Sementara itu, kampanye negatif dilakukan dengan cara mengungkap kelemahan atau kesalahan lawan politik.
Contohnya adalah membeberkan sejumlah kinerja yang dianggap gagal.
Kampanye negatif sejauh ini tidak dilarang untuk dilakukan.
Pihak yang merasa dipojokkan pun diberi ruang untuk menanggapinya dengan memaparkan data valid atau argumen untuk pembelaan.
Baca: Gaya Kampanye Buat Elektabilitas Prabowo Subianto Tinggi, Pengamat Singgung Soal Adopsi Gaya Jokowi
Saat ini, para kandidat bacapres sudah mengimbau para pendukungnya untuk tidak melakukan black campaign kepada lawan.
Tribunners, dengan perkembangan media sosial saat ini, informasi sangat mudah untuk disebarkan.
Untuk itu, Tribunners harus cermat dalam menerima suatu informasi, jangan sampai mau di-adu domba atau dipecah-belah gara-gara beda pilihan yaa. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
# black campaign # kampanye negatif # Pemilu # TRIBUNNEWS UPDATE
Reporter: Fransisca Krisdianutami Mawaski
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Tribun Video
Tribunnews Update
Momen Wamenhaj Lepas Kepulangan Jemaah Haji dari Arab Saudi ke Tanah Air, Ingatkan Aturan Bagasi
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Konflik Rusia-Ukraina: Memanas Kyiv Diserang Rudal Musuh Infrastruktur Energi Target Utama
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Putin Disebut Penjahat Perang, Ukraina Kecam Serangan Drone Rusia yang Lumpuhkan Sektor Energi Kyiv
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Kisah Haru Jemaah Haji Asal Papua, Kembali ke Tanah Suci demi Tunaikan Haji untuk Mendiang Sang Ibu
Selasa, 2 Juni 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman AS-Iran: Telepon Tegang! Trump Caci Maki Netanyahu, PM Israel Kelabakan Hadapi Negosiasi
Selasa, 2 Juni 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.