Sabtu, 18 April 2026

Kuliner

Lewat Kuliner Korea, UMN Serap Budaya dan Kreatifitas Korea

Jumat, 5 Oktober 2018 21:00 WIB
TribunJakarta

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUN-VIDEO.COM - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) gandeng BUMN Korea Agro Fisheries & Food Trade Corporation untuk mengadakan K-Food Campus Festival di Hall D UMN.

Festival yang menyajikan 10 tenan kuliner bertemakan Korea tersebut disajikan secara meriah dan sudah resmi dibuka oleh Rektor UMN Ninok Leksono dan Duta Besar Republik Korea, Kim Chang-Beom dengan cara mengaduk Bibimbap raksasa.

Selain menyajikan berbagai menu dan makanan dari Korea, mahasiswa dan umum dapat belajar kebudayaan Korea serta mengabadikan momen menggunakan pakaian khas Korea.

Namun, dibalik itu semua Ninok mempunyai misi agar murid didiknya di UMN dapat lebih mengenal dan belajar dari budaya Korea.

Acara ini juga diinisiasi untuk membuka wawasan kepada dunia untuk menjadi universitas yang mendunia.

"Ini yang musti kita tiru bahwa ini ada unsur diplomasi budaya. Ada tiga yang mereka ingin perkenalkan yaitu berbagi budaya seperti K-pop musik, kecantikan, dan makanan," ujar Ninok di UMN, Kabupaten Tangerang, Kamis (4/10/2018).

Baca: Nikmatnya Tengkleng Klewer Bu Edi Solo, Pembeli Sampai Rela Antre meski Warung Belum Buka

Dari acara yang diadakan hingga esok hari, mahasiswa dapat menyerap berbagai keuntungan dari gelaran festival kuliner masakan Korea.

Sebab, kata Ninok, negara kelahiran BTS, Girl Generation, SNSD dan banyak lagi itu mempunyai segudang kreativitas dan budaya yang baik bila dicontoh.

"Wawasan terbuka untuk mendalami kemajuan korea itu dari berbagai seginya dari teknologi, wirausaha, dan dari budayanya," ujar Ninok.

Pasalnya, UMN dan beberapa universitas di Korea telah memiliki bonding alias kekeluargaan yang erat sebab, terdapat sekira 40 mahasiswa Korea yang belajar literatur Bahasa Indonesia.

Sedangkan terdapat sekira 40 Mahasiswa Indonesia yang mendalami bahasa Korea.

Dari acara kuliner Korea itu, Ninok juga belajar bagaimana cara membawa produk dan kekayaan kuliner Indonesia dapat dipandang dunia.

Sebab, menurut rektor yang selalu bergaya nyentrik tersebut, Indonesia tidak jalah jauh potensi kekayaan budaya kuliner dan kreativitas lainnya.

Baca: Mencicipi Tengkleng Mbak Diah, Kuliner Khas Kota Solo yang Sudah Berdiri Selama 25 Tahun

"Nah berangkat dari sini, kita berangkat bagaimana cara packaging yang baik untuk branding kuliner Indonesia. Karena potensi yang dimiliki ini sangat kaya," terang Ninok.

Dikesempatan yang sama, Kim Chang-Beom mengatakan sangat tertarik kepada kuliner Indonesia sebab, banyak kesamaan diantara keduanya.

"Kita sama-sama makan nasi, makan tiga kali sehari dan suka yang pedas-pedas. Dari sini diharapkan dapat saling mendukung kuliner masing-masing," kata Chang-Beom dalam bahasa Korea.

Ia mengaku sangat menyukai makanan Indonesia terutama nasi goreng dan sop buntut.

Cara menyajikan makanan dan cara menyantap makanan di Korea dan Indonesia pun dianggapnya memiliki kemiripan dan membuatnya menginisasi kegiatan K-Food Campus Festival.

"Makanan kita makan bersama-sama dengan keluarga, kita semua juga memakan bersama keluarga di Korea. Itu yang membuat kemiripan diantara keduanya," tutur Chang-Beom.

Dalam pembukaam K-Food Campus Festival, Ninok dan Chang-Beom pun menggunakan pakaian ala Chef untuk mengaduk Bibimbap raksasa berukuran sekira 1x1 meter.

Simak videonya di atas.(*)

TONTON JUGA:

Editor: fajri digit sholikhawan
Sumber: TribunJakarta

Tags
   #kuliner   #Korea festival   #Kelapa Dua

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved