Rabu, 15 April 2026

Mancanegara

Secara Spontan, Detik-detik Delegasi Ukraina Pukul Wajah Pejabat Rusia di Turki, Begini Kronologinya

Sabtu, 6 Mei 2023 18:27 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perkelahian pecah pada pertemuan puncak Majelis Parlemen Kerja Sama Ekonomi Laut Hitam (PABSEC) di Ankara, ibu kota Turki pada Kamis lalu.

Saat itu anggota delegasi Ukraina berusaha mengganggu pertemuan yang melibatkan Rusia.

Dikutip dari laman Russia Today, Sabtu (6/5/2023), Penjabat Kepala delegasi sekaligus Ketua Komite Masyarakat Sipil Parlemen Rusia, Olga Timofeyeva mengklaim bahwa para tamu 'terkejut' melihat tindakan rekan Ukraina mereka dalam pertemuan tersebut.

Saat Timofeyeva menyampaikan pidato, beberapa tamu Ukraina muncul di belakangnya, mengibarkan bendera Ukraina yang besar dan apa yang tampak seperti spanduk milik unit militer Ukraina.

Kelompok itu kemudian bentrok dengan petugas yang berusaha mengawal mereka pergi, sesi pun dilanjutkan setelah bendera dilepas.

"Kelompok Ukraina itu berperilaku 'agresif' dan meneriakkan slogan-slogan anti Rusia," kata Timofeyeva, tidak lama setelah sesi tersebut.

Baca: Memanas! Detik-detik Delegasi Ukraina Tonjok Wajah Diplomat Rusia di Turki, Gara-gara Bendera

Ia kembali mengklaim bahwa anggota delegasi lain 'terkejut melihat sikap mereka'.

"Mereka menggunakan platform apapun untuk memfitnah kami, sementara kami menggunakan platform apapun untuk benar-benar menyatakan posisi kami," tegas Timofeyeva.

Saat ia memberikan wawancara langsung ke saluran TV Rossiya-1 pada hari berikutnya, anggota parlemen Ukraina Aleksandr Marikovsky berdiri di dekatnya sambil memegang bendera Ukraina.

Kemudian seorang anggota delegasi Rusia merebut bendera itu dari tangan Marikovsky, namun saat pria Rusia itu pergi, Marikovsky mengejarnya dan meninjunya.

Pertarungan singkat itu pun langsung dibubarkan oleh pejabat Turki.

Juru bicara Kedutaan Besar Rusia di Turki, Irina Kasimova mengatakan bahwa Sekretaris delegasi Rusia bernama Valery Stavitsky itu kini sedang dirawat di rumah sakit setelah serangan itu.

Sementara itu, Ketua parlemen Turki Mustafa Sentop mendesak semua pihak untuk menghormati acara dan menjaga kesopanan.

"Semua orang bisa menyuarakan pandangan dan pendapat mereka, tapi jika kita mulai mengadakan demonstrasi maka pertemuan ini akan berubah menjadi gerakan jalanan," kata Sentop.

Di sisi lain, Kepala Partai Pelayan Rakyat Presiden Volodymyr Zelenskyy di parlemen Ukraina, David Arakhamia pun berterima kasih kepada Marikovsky karena 'membela kehormatan bendera Ukraina dan pendiriannya yang bermartabat'.

Baca: Sambangi ICC di Belanda, Zelensky Ngotot Putin Harus Diadili atas Kejahatan Perang di Ukraina

Pada Desember 2022, Rusia menangguhkan pembayaran biaya ke PABSEC dan menuduh Ukraina membajak platform untuk 'demonstrasi anti Rusia'.

Timofeyeva mengatakan pada Kamis lalu bahwa Rusia terpaksa mempertimbangkan kembali keikutsertaannya dalam acara kelompok tersebut karena 'kami tidak melihat diskusi yang produktif dan konstruktif'.

"Kami memahami bahwa platform tersebut telah menjadi sangat dipolitisasi. Dari fokus pada ekonomi, itu berubah menjadi tempat ping-pong (politik) dan saling tuduh," tutur Timofeyeva.

Pada saat yang sama, ia menekankan bahwa 'tidak mungkin' untuk mengeluarkan Rusia dari forum tersebut karena Rusia adalah salah satu pendirinya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Delegasi Ukraina Pukul Wajah Pejabat Rusia di Turki, Ini Kronologinya

# Turki # Pejabat Rusia # Delegasi Ukraina

Editor: winda rahmawati
Video Production: Ignatius Agustha Kurniawan
Sumber: Tribunnews.com

Tags
   #Delegasi Ukraina   #Pejabat Rusia   #Turki

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved