Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Badung Sambangi Pasien RSUD Mangusada Pascagempa 7 SR

Senin, 6 Agustus 2018 14:09 WIB
Tribun Bali

TRIBUN-VIDEO.COM, BALI - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa mengunjungi pasien RSUD Mangusada yang dievakuasi ke area halaman rumah sakit pascagempa yang terjadi pada Minggu (5/8/2018) malam.

Wakil Bupati Badung mengambil langkah cepat untuk melihat situasi dari para pasien yang dievakuasi menuju halaman parkir RSUD Mangusada, Badung.

Dalam situasi yang tidak memungkinkan seperti ini, Wakil Bupati Badung instruksikan kepada seluruh tim yang terdiri dari jajaran rumah sakit, Damkar, dan BPBD Badung untuk tetap memberikan layanan terbaik kepada para pasien.

"Pada malam ini saya mengunjungi pasien setelah terjadinya gempa dan karena kondisi gempa ini tentu kita juga harus mengambil langkah-langkah sigap ataupun antisipasi yang sebaik-baiknya sesuai dengan keadaan dan kemampuan yang kita miliki," ujar Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa kepada Tribun Bali.

Langkah ini diambil untuk memberikan keselamatan khususnya para pasien yang secara fisik masih belum sembuh.

Sehingga tim yang bertugas diharapkan untuk bisa memberikan pengamanan dan antisipasi secara sigap mengingat sewaktu-waktu gempa susulan bisa terjadi.

Baca: Pascagempa Berkekuatan 7 SR, 160 Pasien RSUD Mangusada Dievakuasi Keluar

"Karena ini menyangkut soal ke selamatan kemanusiaan, khususnya para pasien yang secara fisik mereka tidak berdaya untuk bergerak, berbuat dalam langkah-langkah mengamankan dirinya sendiri dan dalam hal itu pula kita harus secara sigap untuk melakukan langkah-langkah pengamanan kepada mereka, serta mengantisipasi rasa ke khawatiran kita khususnya gempa susulan tapi kita tidak berharap terjadi kejadian itu," ujarnya.

Wakil Bupati Badung juga mengintruksikan, demi keamanan dan tenangnya pasien, maka proses layanan kesehatan, merawat dan pemeriksaan agar tetap terus berjalan sebagaimana prosedurnya.

Dengan menggunakan halaman parkir sementara yang dipasang tenda sebanyak 20, diharapkan tempat ini bisa memberikan perlindungan bagi pasien.

Selain itu, ketersediaan tenda ini dirasa sudah cukup untuk memberikan keamanan dan kenyamanan sementara dengan situasi darurat seperti ini.

Tim yang berkumpul untuk saling membantu diharapkan juga dapat memberikan layanan dan kesiagaan secara penuh dalam melakukan perawatan kepada pasien.

"Dari segi tempat ini, masyarakat kita layani di tempat yang sifatnya sementara dan darurat ini. Tetapi dari segi layanan tidak sedikitpun yg kita kurangi atau tidak ada masyarakat yang mendapat kekurangan dalam hal layanan," tambahnya.

Baca: Imam Salat di Bali Tak Pergi saat Diguncang Gempa, Baca Ayat yang Sama Berulang-ulang

Dalam segi obat, wakil Bupati Badung meminta kepada direktur rumah sakit bersama jajarannya untuk tetap memeriksa dan memberikan pengobatan kepada pasien.

Selain itu, I Ketut Suiasa bersama tim yang ada di lapangan untuk tetap sabar menunggu konfirmasi serta informasi dari BMKG terkait gempa susulan hingga pukul 00.00 Wita.

"Tentu tadi sudah kita mintakan informasi juga kepada pasien dan keluarganya tampaknya mereka sudah mensyukuri tentang langkah-langkah yang telah kita lakukan dengan kesigapan para petugas kita semuanya," tambahnya.

Jika dirasa sudah aman maka pasien bisa kembali menuju ruang rawat inap, namun demikian ia berharap untuk tetap memperhatikan kejiwaan baik itu ketenangan serta kenyamanan dari para pasien pascagempa bumi dengan kekuatan 6.8 SR.

Apabila ketenangan dan kenyamanan masih belum tenang, maka diharap petugas yang berjaga bisa memeriksa kesehatan pasien.

"Kita berharap dan kita berdoa agar situasi ini agar segera kita kembali dalam situasi normal sehingga demikian dengan kegiatan masyarakat dalam layanan kesehatan dan petugas kita juga berjalan dengan normal kembali," tambahnya.(*)

TONTON JUGA:

Editor: Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sumber: Tribun Bali

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved