LIVE UPDATE MANCANEGARA
China Prihatin Konflik Rusia dan Ukraina Makin Memanas, Serukan Jalur Dialog dan Konsultasi
TRIBUN-VIDEO.COM - China mengaku prihatin dengan kondisi konflik Rusia dan Ukraina yang semakin memanas.
Beijing lantas berjanji mempromosikan dialog dan konsultasi untuk penyelesaikan konflik.
Hal ini dibeberkan Menteri Luar Negeri (Menlu) China Qin Gang ketika berpidato tentang keamanan global di Ibu Kota China pada Selasa (21/2/2023).
Dikutip dari Kompas.com pada Rabu (22/2/2023), China akan siap bekerja dengan komunitas internasional.
Termasuk untuk menangani keprihatinan semua pihak atas konflik yang terjadi dan mencari keamanan bersama.
China telah menyatakan akan menerbitkan usulan pekan ini.
Baca: Presiden China Xi Jinping Dikabarkan Bertemu Presiden Putin Bahas Perdamaian di Ukraina
Tujuannya menemukan "solusi politik" untuk krisis Ukraina.
Qin menegaskan Beijing akan terus mempromosikan pembicaraan damai.
Pihaknya berupaya menawarkan kebijaksanaan China untuk penyelesaian politik krisis Ukraina.
Ia juga mendesak negara-negara yang bersangkutan berhenti mencampurkan bahan bakar api ke konflik di Ukraina.
"Pada saat yang sama, kami mendesak negara-negara yang bersangkutan untuk berhenti menambahkan 'bahan bakar ke api' sesegera mungkin, berhenti menyalahkan China," kata Qin.
Pernyataan Qin tersebut tampaknya ditujukan kepada AS.
Sebelumnya, Amerika Serikat menuding China kemungkinan sedang mempertimbangkan untuk mengirim senjata ke Rusia.
Terkait hal tersebut, China telah membantah tuduhan itu.
Baca: Perang Rusia-Ukraina Tak Kunjung Berakhir, AS Kini Khawatir China Pantik Perang Dunia III
Diketahui, China secara tegas menolak tekanan Amerika Serikat (AS)terkait hubungannya dengan Rusia.
Beijing tak mau mengikuti instruksi Washington.
Disebutkan urusan Rusia dan China adalah urusan internal dua negara merdeka.
Diplomat senior China, Wang Yi menekankan bahwa hubungan kemitraan komprehensif dan interaksi strategis Rusia-Tiongkok didasarkan sejumlah prinsip.
Di antaranya prinsip non-blok, non-konfrontasi, dan non-penargetan pihak ketiga.
Ia mencatat bahwa kerja sama antara Moskow dan Beijing adalah urusan internal dua negara merdeka.
(Tribun-Video.com/ Kompas.com)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Mengaku Sangat Prihatin atas Konflik Ukraina, Janji Promosikan Dialog"
# China # konflik Ukraina # Rusia # putin # Zelensky
Videografer: Dyah Ayu Ambarwati
Video Production: Yogi Putra Anggitatama
Sumber: Kompas.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Prabowo Singgung Perang Iran-AS hingga Rusia-Ukraina: Kita Gak Ikutan tapi Berpengaruh ke Indonesia
Rabu, 29 April 2026
Tribunnews Update
Araghchi Klaim Rusia Sekutu Kuat Dampingi Iran Hadapi Konflik Timur Tengah, Hubungan Kian Strategis
Rabu, 29 April 2026
Tribun Video Update
Rusia Sebut Indonesia sebagai Pemain Kunci di Asia Tenggara, Adopsi Deklarasi Kemitraan Segala Aspek
Rabu, 29 April 2026
Tribunnews Update
Vladimir Putin Bereaksi atas Konflik AS-Iran, Bakal 'All Out' Bantu Teheran Bentengi Timur Tengah
Rabu, 29 April 2026
Konflik Timur Tengah
Negosiasi 21 Jam Berakhir Nihil, Iran Mengadu ke Putin, Sebut AS Terlalu Paksakan Kehendak
Selasa, 28 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.