Rabu, 3 Juni 2026

Tribun Solo Update

Polemik Utang Rp 50 Miliar Pilkada 2017: Anies Sebut Uang Bukan Milik Sandiaga Uno

Sabtu, 11 Februari 2023 17:46 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Polemik utang-piutang Rp 50 Miliar yang melibatkan Eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Menparekraf Sandiaga Uno masih menjadi sorotan, jelang Pilpres 2024.

Terbaru, Anies Baswedan blak-blakan mengatakan bahwa uang tersebut bukanlah milik Sandiaga Uno.

Calon Presiden 2024 itu pun buka-bukaan saat diwawancarai dalam acara di kanal YouTube Merry Riana yang ditayangkan, Jumat (10/2) lalu.

Sebelumnya diketahui, bahwa polemik utang itu diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa.

Menanggapi isu tersebut, Anies mengungkapkan bahwa dukungan dalam bentuk sumbangan diberikan oleh berbagai pihak.

Baca: Fakta Surat Pengakuan Utang Anies Baswedan ke Sandiaga Rp92 Miliar Beredar, Ada 7 Poin Perjanjian

Lalu, dia mengatakan bahwa ada salah satu pihak yang memberikan sumbangan ke dirinya dan meminta agar dicatat sebagai utang.

Kemudian ada perjanjian bahwa ketika Anies dan Sandiaga memenangkan Pilkada DKI Jakarta 2017, maka sumbangan tersebut dianggap sebagai dukungan.

Namun jika kalah dalam Pilkada, maka itu menjadi hutang yang harus dikembalikan.

“Bila kita tidak berhasil dalam Pilkada, maka itu menjadi hutang yang harus dikembalikan,” tuturnya.

Anies juga mengungkapkan jika dirinya tidak memenangkan Pilkada 2017, maka Sandiaga turut membayar utang tersebut.

“Di dalam surat itu, saya sampaikan, apabila Pilkada kalah, maka saya dan Pak Sandiaga Uno berjanji mengembalikan. Apabila kami menang Pilkada, maka ini dinyatakan sebagai hutang, dan selesailah (tidak perlu dikembalikan),” ujarnya.

“Jadi itulah yang terjadi. Makannya begitu Pilkada selesai, menang selesai,” sambungnya.

Sebelumnya, Erwin mengungkapkan adanya utang Rp 50 miliar dari Anies ke Sandiaga Uno saat mereka berduet dalam Pilgub DKI Jakarta 2017.

Erwin juga mengatakan utang tersebut belum dilunasi oleh Anies Baswedan hingga sekarang.

"Saya kira belum (lunas) barangkali yah," katanya.

Baca: Klarifikasi Anies Baswedan soal Utang RP 50 M yang Disebut dari Sandiaga Uno: Itu dari Pihak Ketiga

Lebih lanjut, Erwin menuturkan jika draft perjanjian tersebut dibuat oleh pengacara Sandiaga Uno dan disaksikan mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK).

Terpisah, pendapat berbeda pun disampaikan Sandiaga soal utang Rp 50 miliar.

Ia justru mengaku bahwa utang tersebut berasal dari dirinya dan kini dia menegaskan sudah mengikhlaskan.

"Setelah saya salat Istikharah, setelah saya menimbang konsultasi dengan keluarga, saya tidak ingin melanjutkan pembicaraan mengenai ini," ucapnya.

Sandiaga tak ingin soal utang-piutang itu menjadi polemik jelang Pilpres 2024.

Mengingat tahapan kontestasi Pilpres 2024 telah dimulai saat ini.

Sandi mengatakan dirinya kini hanya ingin menatap tahun politik dengan rasa penuh suka cita.

Ia ingin fokus pada kontestasi demokrasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Mari kita tatap masa depan dengan penuh rasa suka cita gembira dan persatuan dan kesatuan bangsa kita," katanya.

(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies soal Utang Rp 50 M: Uang Bukan Milik Sandi, Jika Menang Pilkada 2017 Tak Perlu Dikembalik

# TRIBUN SOLO UPDATE # Anies Baswedan # Sandiaga Uno # Utang Anies # Pilpres 2024

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Anggorosani Mahardika Siniwoko
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved