Terkini Metropolitan
Ahli Epidemiolog Sebut Indonesia Punya Banyak PR seusai Pencabutan PPKM
TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli Epidemiologi dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menilai Indonesia masih memiliki banyak PR setelah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), karena situasi masih rawan.
PR yang perlu diterapkan tersebut, kata Dicky adalah tentang membuat masyarakat Indonesia mandiri dalam menerapkan protokol kesehatan.
Sebelumnya diketahui bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan PPKM dicabut per hari Jumat (30/12/2022) lalu melalui Live Konferensi Pers Channel YouTube Sekretariat Negara.
"Pada hari ini, pemerintah memutuskan untuk mencabut PPKM yang tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 50 dan 51 Tahun 2022."
Baca: PPKM Resmi Dicabut, Kemendagri Imbau Masyarakat Tak Euforia: Tetap Berwaspada
"Jadi, tidak ada lagi pembatasan kerumunan dan pergerakan masyarakat," kata Jokowi.
Dicky menegaskan, wabah Covid-19 yang masih ada ini perlu diintervensi karena situasi yang masih rawan dan berpotensi terburuk.
"Ketika kita benar-benar angkat itu dan sebebas-bebasnya, ini loss ya dan rawan sekali."
"Karena kan situasinya masih pandemi. Situasinya masih wabah yang memerlukan adanya intervensi PHSM (public health and social measures)," ungkap Dicky, Minggu (1/1/2023).
Menurut Dicky sendiri, pemerintah harus mengganti PPKM.
Baca: Respons Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Solo setelah Jokowi Cabut PPKM
Jadi, tidak hanya sekadar mencabutnya saja.
Lantaran soal penggunaan masker, vaksinasi Covid-19 hingga sanitasi masih diperlukan di Indonesia.
Seharusnya kesadaran masyarakat untuk memakai masker, cuci tangan, dan vaksin sudah terbangun sejak PPKM berlangsung.
Namun, pada kenyataannya masih banyak yang tidak menyadari betapa pentingnya hal-hal tersebut.
Dicky pun menjadi khawatir akan kesadaran masyakarat Indonesia dalam menerapkan protokol kesehatan semakin memburuk setelah PPKM dicabut.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ahli Epidemiolog Sebut Indonesia Punya Banyak PR soal Penerapan Protokol Kesehatan usai PPKM Dicabut
VP: Nur Rohman Urip
# Ahli Epidemiologi # Indonesia # PPKM # Status Endemi
Video Production: Nur Rohman Urip
Sumber: Tribunnews.com
Terkini Nasional
Singgung Indonesia Gelap, Prabowo: Matanya Buram, Kalau Mau Kabur ke Yaman Silakan
4 jam lalu
Tribunnews Update
Prabowo Tak Terima Indonesia Disebut Gelap: Matanya Buram, Kalau Mau Kabur ke Yaman Silakan!
7 jam lalu
Tribunnews Update
Shayne Pattynama dan Nova Arianto Ungkap Alasan Wajib Nonton Film Dokumenter Timnas Indonesia
7 jam lalu
Prakiraan Cuaca
Prakiraan Cuaca BMKG Kamis 30 April 2026 Waspada Potensi Hujan Lebat di Jawa dan Sulawesi
7 jam lalu
Terkini Nasional
Pernyataan Taksi Green SM soal Kecelakaan KA di Bekasi Timur Tuai Kecaman, Tak Ada Empati dan Maaf
9 jam lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.