Minggu, 19 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Ahli Digital Bongkar Chat Sambo & Bharada E 4 Hari seusai Brigadir J Tewas, Nama Kapolri Terseret

Senin, 19 Desember 2022 16:45 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Ahli Digital Forensik Puslabfor Polri, Adi Setya membongkar percakapan WhatsApp Ferdy Sambo dan Bharada E setelah Brigadir J tewas.

Dalam percakapan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo turun disebut.

Diketahui, Adi menjadi saksi terdakwa Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Kuat Maruf dan Bharada E pada Senin di PN Jakarta Selatan pada Senin (19/12/2022).

Baca: 2 Keterangan Putri Candrawathi yang Gagalkan Skenario Ferdy Sambo, Hancur di Tangan Istri Sendiri

Percakapan ini terungkap saat jaksa penuntut umum bertanya terkait komunikasi para terdakwa di aplikasi perpesanan.

Menurut keterangan Adi, Sambo pernah mengirimkan pesan kepada Bharada E pada (19/7) dini hari.

"Apakah ada percakapan Sambo dan RE?" kata jaksa.

"Ada pak. Antara akun WA atas nama Richard dengan akun WA atas nama Irjen Ferdy Sambo. Komunikasi dilakukan pada tanggal 19/7/2022 pukul 3.48 Am," jawab Adi.

Dalam percakapan itu, awanya Ferdy Sambo menanyakan kabar Richard.

Oleh Richard pun dibalas bahwa dirinya saat itu baik-baik saja.

Sambo kemudian mengungkap pesan dari Kapolri, apabila Bharada E merasa tak nyaman agar segera melaporkan kepada dirinya.

Bharada E juga diminta untuk menenangkan keluarganya di Manado, Sulawesi Utara.

Baca: Momen Ferdy Sambo & Putri Candrawathi Kompak Keceplosan di Sidang Pembunuhan Brigadir J, Ini Katanya

"Kemudian dijawab oleh akun WA Richard 'siap baik bapak' kemudian ditanggapi lagi oleh akun WA Ferdy Sambo ...," ungkap Adi yang ucapannya terpotong karena pertanyaan jaksa.

Selain itu, para terdakwa ternyata memiliki grup WhastApp khusus yang dibuat sekitar 4 hari setelah penembakan.

Grub dengan nama Duren Tiga tersebut dibuat oleh Ricky Rizal pada (11/7)

"Jadi di HP tersebut ditemukan satu grup WhatsApp dengan nama 'Duren Tiga'. Di dalamnya ada beberapa kontak di grup tersebut diantaranya ada kontak WA nama Irjen Ferdy Sambo, kemudian ada kontak WhatsApp bernama Putri Candrawathi dan seterusnya," kata Adi dalam persidangan.

Kendati demikian, Adi menyebut dalam grup itu sudah tidak ditemukan adanya percakapan antara anggota grup.

Dirinya juga tidak mengetahui secara pasti kapan isi percakapan itu lenyap.

Baca: Update Kasus Pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambo Akui Skenario Berantakan setelah CCTV Ditayangkan

Adi hanya memastikan kalau akun kontak atas nama Richard, hanya bertahan beberapa jam di grup tersebut. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ferdy Sambo Kirim Pesan WA ke Bharada E Setelah Brigadir J Tewas, Sebut-Sebut Nama Kapolri

# TRIBUNNEWS UPDATE # persidangan # Ferdy Sambo # Bharada E # pembunuhan # Brigadir J

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Januar Imani Ramadhan
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved