Senin, 13 April 2026

Terkini Nasional

Hakim Cecar Sambo Pakai Data Hasil Autopsi, Sambo Ngaku 2 Kali Menembak Brigadir Yosua

Senin, 12 Desember 2022 19:28 WIB
Tribun Jambi

TRIBUN-VIDEO.COM, JAMBI - Berapa kali Ferdy Sambo menembak Brigadir Yosua Hutabarat di Duren Tiga 46 Jakarta Selatan, pada 8 Juli 2022?

Hakim menggali keikutsertaan suami Putri Candrawati dalam menekan pelatuk senjata di rumah dinas itu.

Pada sidang 7 Desember 2022, saat Ferdy Sambo jadi saksi untuk Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf, hakim membacakan hasil otopsi pada Yosua.

Sebelum hakim membaca cuplikan hasil otopsi, Ferdy Sambo sudah membantah ikut serta menembak.

Di kesempatan yang sama, bekas kadiv propam Polri itu juga menyebut penembakan dilakukan oleh Richard Eliezer sebanyak 5 kali.

"Ini hasil pemeriksaan sementara dari otopsi ada 7 luka tembak masuk pada tubuh dengan 6 luka tembak keluar. Kalau saudara katakan 5 (jumlah tembakan Eliezer), terus yang dua siapa yang nembak?" tanya hakim Wahyu, yang memimpin sidang itu.

"Saya tidak tahu," jawab Ferdy Sambo singkat, yang duduk sebagai saksi dan telah diambil sumpahnya.

"Apakah ada orang lain nembak," cecar hakim lagi.

Baca: Hakim Cecar Pertanyaan soal Senjata, Putri Candrawathi Sebut Tak Pernah Diajari Ferdy Sambo Menembak

Suami Putri Candrawati itu lagi-lagi menjawab pakai kalimat yang sama. "Saya tidak tahu," kata Sambo.

Pada sidang itu, ketika terdakwa Richard Eliezer dapat kesempatan menanggapi keterangan saksi, dia dengan jelas menyampaikan sejumlah bantahan atas kesaksian mantan atasannya itu.

"Pada saat di lantai 3 rumah Saguling, tidak ada kata-kata dari beliau yang menanyakan kepada saya Apakah siap mem-backup, ataupun menanyakan siapkah menembak kalau Yosua melawan," kata Richard tegas.

Dia menegaskan tidak ada pertanyaan seperti padanya di rumah Saguling.

"Yang benar adalah pada saat itu beliau perintahkan saya untuk menembak Yosua," ungkapnya di depan eks jenderal bintang dua itu.

Setelah ada perintah untuk menembak itu, ungkapnya, Ferdy Sambo menyampaikan skenario yang akan dipakai dalam pembunuhan itu sebelum mereka ke TKP.

"Setelah itu dia menceritakan kepada saya tentang skenario yang akan dijalankan," ungkapnya.

Keterangan Ferdy Sambo yang juga dibantah secara tegas oleh anak bungsu dari dua bersaudara itu ialah terkait peran Ferdy Sambo selain perencana.

Baca: Ekspresi Bingung dan Kerutkan Dahi saat Hakim Tanya ke Putri: Diajarin Menembak sama Ferdy Sambo?

"Saya melihat beliau menembak ke arah Yosua," ujar Bharada Richard tanpa ragu-ragu.

Pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ini terjadi di Duren Tiga 46, Jumat (8/7/2022), pada rentang waktu pukul 17.00-17.15 WIB.

Di rekaman CCTV yang diputar di persidangan, mobil yang membawa Yosua beserta Kuat Maruf, Ricky Rizal, Bharada Richard Eliezer dan Putri Candrawati tiba lebih dahulu.

Selanjutnya Ferdy Sambo yang masih menggunakan baju dinas harian Polri menyusulnya dengan selisih waktu hanya sekitar 5 menit.

Dia berjalan sendiri dari dalam mobilnya ke arah rumah itu, ajudan ditinggalkannya.

Tak lama kemudian sudah terjadi penembakan di dalam rumah itu. Aksi penembakan tak terekam CCTV.

Tapi terlihat aksi Rommer, ajudan Ferdy Sambo, yang saat itu langsung berlari ke dalam rumah, diikuti oleh Kodir ART di rumah dinas tersebut.

Berselang 3 menit sejak Rommer masuk ke rumah itu, Putri Candrawati sudah keluar dan masuk ke mobil untuk diantara ke rumah Saguling.

Dia terlihat sudah menggunakan pakaian berbeda, tak lagi pakai baju dan celana yang dipakai saat masuk ke sana. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJambi.com dengan judul Ferdy Sambo 2 Kali Menembak Brigadir Yosua? Hakim Cecar Pakai Data Hasil Otopsi

Editor: Tri Hantoro
Video Production: Riko Pulanggeni
Sumber: Tribun Jambi

Tags
   #autopsi   #Ferdy Sambo   #Brigadir Yosua   #menembak

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved