Walau Bergelimang Harta, Pleasure Squad Selir Kim Jong Un Harus Menanggung Pelecehan & Penderitaan
TRIBUN-VIDEO.COM - Kita pasti tidak asing dengan mitos puluhan bahkan ratusan selir yang 'dipaksa berkorban' demi seorang raja yang tengah bertahta.
Hampir semua kerajaan bahkan pemerintahan modern pernah atau bahkan masih menerapkan status quo yang tak lagi relevan itu hari ini. Tak terkecuali, Korea Utara.
Selir-selir versi Korea Utara itu dikenal sebagai Pleasure Squad.
Mereka akrab menyebutnya "Gippeumjo" yang berarti "pemberi kebahagiaan".
Sederhananya, sebut saja mereka para gadis penghibur Kim Jong Un, sang diktator tunggal di negara itu.
Dituding Menyindir Chika Jessica, Deddy Corbuzier Tulis Penjelasan di Medsos! https://t.co/xZFYBb6Obn
— TRIBUN Video (@VideoTRIBUN) March 12, 2018
Remaja-remaja cantik pilihan ini dimanjakan dengan pakaian, make-up, dan kehidupan yang 'seakan tampak' mewah.
Namun, di balik semua itu, para anggota Pelasure Squad harus memanggul penderitaan yang teramat sangat.
Sebab meski secara materi, kehidupan mereka terjamin, Pleasure Squad dipaksa menggadaikan harga diri mereka.
Pleasure Squad dibentuk pertama kali oleh Kim Il Sung, diktator Korea Utara (kakek Jong Un) di tahun 1970.
Masih Tanda Tanya, Tetangga Curiga Elvy Sukaesih Sudah Tahu Anaknya Pengguna Narkoba
Tidak semua gadis bisa menjadi Pleasure Squad.
Mereka harus berusia antara 13-15 tahun, memiliki wajah cantik, kulit halus mulus tanpa bekas luka, suara lembut dan menggoda, serta tinggi minimal 170cm.
Anggota Pleasure Squad diwajibkan masih perawan dan belum disentuh oleh pria manapun sebelumnya.
Begitu anggota terpilih, gadis-gadis malang ini akan direbut paksa dari keluarga mereka, dikarantina dalam asrama khusus dan dilarang berhubungan dengan siapapun.
Mereka harus menjalani kontrak selama 10 tahun, dan wajib mematuhi semua perintah pemimpin.
Tugas para gadis belia di Pleasure Squad ini untuk menghibur pemimpin tertinggi Korea Utara.
Mereka wajib bisa menari, memijat, hingga memenuhi kebutuhan seksual.
Tentu mereka tidak boleh menolak dan harus siap memenuhi kebutuhan para pemimpin elit.
Jika gagal, nyawa sendiri dan keluarga jadi taruhannya.
Kim Jong Un di awal kepemimpinannya pernah menghapuskan Pleasure Squad dari skrup kekuasaannya.
Namun ia kembali membentuknya di tahun 2015.
Majalah Marie Claire pernah memuat pengakuan salah seorang Pleasure Squad era Kim Jong Il, Mi Hyang.
Bocor, 50 Nomor NIK dan KK Disalahgunakan, Pemerintah Digugat Soal Registrasi Kartu Prabayar
"Aku pernah melihat temanku diraba area sensitifnya demi sebuah taruhan para pemimpin elit," kata Mi Hyang.
Anggota Pleasure Squad akan dipensiunkan saat menginjak usia 25 tahun.
Dan mereka diwajibkan menikah dengan anggota elit dari lingkaran politik Kim Jong Un.
Ini dilakukan agar kegiatan mengerikan Pleasure Squad tetap terjaga kerahasiaannya.
The Sun pernah melaporkan bahwa Kim Jong Un pernah memesan pakaian dalam wanita dari China sekitar medio 2016 lalu.
Biaya belanja pakaian dalam wanita itu menghabiskan sekitar Rp 41 miliar.
Miris, di tengah penderitaan dan pelecehan yang dialami gadis-gadis itu, mereka diwajibkan hadir di setiap pesta dan memasang senyum palsunya.
Simak video selengkapnya di atas!(*)
Berita ini telah terbit di Intisar.Grid.ID berjudul: Fakta Gadis-gadis Penghibur Kim Jong Un dan Kegemarannya Belanja Pakaian Dalam Wanita Hingga Rp 41 Miliar
TONTON JUGA:
Video Production: Aprilia Saraswati
Sumber: Intisari
Tribunnews Update
Korea Selatan Siapkan Kapal Selam Nuklir pada 2030 Hadapi Ancaman Korea Utara, AS Beri Lampu Hijau
7 hari lalu
Tribunnews Update
Rangkuman Konflik Global: Xi Jinping Bakal ke Korut, Trump Tekan Iran Lewat Blokade dan Sita Uranium
Jumat, 22 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Xi Jinping Dikabarkan akan ke Korea Utara, Disebut Ingin Jadi Penengah Ketegangan Trump-Kim Jong Un
Jumat, 22 Mei 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Rapat Rahasia Kim Jong-un, Siapkan Benteng Tak Tertembus Musuh Bebuyutan & Rencana Nuklir 2026-2030
Senin, 18 Mei 2026
Tribunnews Update
Kapal Selam Buatan Korea Utara Serbu Selat Hormuz, Armada Andalan Iran Tak Bisa Terdeteksi Radar AS
Rabu, 13 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.