Kamis, 7 Mei 2026

HUT ke-77 RI

HUT ke-77 RI: Dibalik Perobekan Bendera Belanda di Surabaya, Inilah Tokoh Pemuda yang Terlibat

Senin, 15 Agustus 2022 22:54 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Pada 19 September 1965 di Surabaya, terjadi peristiwa perobekan bendera Belanda oleh dua tokoh pemuda Indonesia, Kusno Wibowo dan Hariyono.

Peristiwa perobekan bendera Belanda itu terjadi di Hotel Yamato, Jalan Tunjungan Surabaya.

Saat itu, Hotel Yamato dijadikan markas RAPWI, sebuah organisasi tentara Sekutu yang bertugas mengurus para tawanan warga Eropa dan peranakannya.

Sosok pemuda yang membantu Kusno Wibowo dalam perobekan bendera itu pun menjadi sorotan pada masa itu.

Lantas, siapakah pemuda yang membantu Kusno menurunkan Bendera Merah Belanda?

Diketahui, terdapat dua versi cerita terkait pemuda Indonesia yang membantu Kusno menurunkan dan merobek bendera Belanda di atap Hotel Yamato.

Baca: Upacara Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Halaman Depan Istana Merdeka, 15 Agustus 2022

Baca: Kisah Ibu Fatmawati Menjahit Bendera Pusaka Merah Putih Walau Sedang dalam Kondisi Hamil Tua

Versi pertama diungkapkan Budi Tjokrodjojo yang juga hadir dalam peristiwa perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato.

Budi Tjokrodjojo mengatakan bahwa dua tokoh pemuda yang merobek bendera Belanda di Hotel Yamato adalah Kusno dan Hariyono.

Hariyono disebut naik ke atap seusai perundingan dengan pihak Belanda gagal, lalu ia keluar dari Hotel Yamato bersama Residen Soedirman.

Namun, menurut pengakuan Hariyono, dia baru akan merobek bendera Belanda itu, tetapi Kusno Wibowo kemudian merebutnya.

Oleh sebab itu, kata Hariyono, Kusno-lah yang merobek warna biru di bendera Belanda tersebut.

Sementara itu, versi lain diungkapkan oleh Kusno Wibowo dalam surat yang dikirimnya kepada Pengurus Dewan Harian 45 Pusat di Jakarta pada 25 September 1980.

Kusno Wibowo mengatakan, berdasarkan ingatannya, pemuda yang membantunya menurunkan dan merobek bendera Belanda bukanlah Hariyono, melainkan Abdul Aziz.

Pada 1972, Dewan Harian Daerah (DHD) Angkatan 45 Provinsi Jawa Timur membentuk Tim Peneliti Data-data Sejarah DHD Angkatan 45 Jawa Timur.

Berdasarkan data-data sejarah yang ada, mereka kemudian menyimpulkan bahwa dua tokoh pemuda yang merobek bendera Belanda di Hotel Yamato adalah Kusno Wibowo dan Hariyono.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tokoh Pemuda yang Merobek Bendera Belanda di Surabaya"

# Surabaya # bendera # Hotel Yamato

Editor: Restu Riyawan
Reporter: Sandy Yuanita
Video Production: Rizaldi Augusandita Muhammad
Sumber: Kompas.com

Tags
   #Surabaya   #bendera   #Hotel Yamato

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved