Kamis, 9 April 2026

Tribunnews Update

LPSK Angkat Tangan Hadapi Sikap Putri Candrawathi yang Dinilai Tak Kooperatif: Dia Butuh Terapi Obat

Kamis, 11 Agustus 2022 07:06 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memutuskan untuk mengakhiri asesemen psikologis terhadap Putri Candrawathi.

Pihaknya telah berulang kali mencoba menggali keterangan dari Putri, namun hasilnya tidak signifikan.

LPSK menilai, Putri Candrawati lebih membutuhkan terapi obat untuk memulihkan kondisi psikisnya.

Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi Pasaribu mengatakan, asesmen psikologis terhadap Putri Candrawathi telah selesai.

"Dari asesmen yang kami lakukan, dari informasi yang kami peroleh tentang rangkaian peristiwa rasanya kami sudah punya cukup bahan untuk memutuskan permohonan ibu P (Putri Candrawathi) dan Bharada E," kata Edwin kepada awak media saat dikonfirmasi awak media, Rabu (10/8/2022).

Baca: Mahfud MD Sebut Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Sensitif: Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Dikutip dari Tribunnews.com, LPSK tidak melanjutkan asesmen karena tidak banyak memperoleh keterangan dari Putri.

"Kita anggap selesai karena kita tidak bisa lanjutkan. Artinya juga menurut pandangan dari psikolog kami kalau pun dilakukan lagi tidak akan banyak yang berubah," ucap dia.

Edwin menegaskan, untuk saat ini yang dibutuhkan Putri Candrawathi adalah pengobatan yang dilakukan tim psikiater.

Hal itu didasarkan atas pemeriksaan asesmen psikologis awal terhadap Putri yang masih enggan berbicara apapun kepada tim psikolog.

Edwin menuturkan, Putri selalu merasa malu untuk menjawab pertanyaan yang diajukan tim.

"Memang yang terucap hanya itu, 'malu mbak, malu', malunya kenapa, kita ngga tahu. Tapi berdasarkan pengamatan psikiater kami, Psikiater bilang memang ibu P ini butuh pemulihan mental," kata dia.

Oleh karena itu, ia menilai Putri Candawathi lebih membutuhkan terapi obat untuk pemulihan psikis.

Baca: Istri Ferdy Sambo dan Motif Pembunuhan Berencana Brigadir J

"Yang dibutuhkan ibu P ini terapi berobat," tukasnya.

Sebelumnya, LPSK mendatangi kediaman Putri di Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).

Pemeriksaan yang berlangsung selama kurang lebih tiga jam tersebut masih belum membuahkan hasil signifikan.

Edwin menyebut, Putri terus menangis saat ditanyai oleh tim.

Hal senada juga diungkap Yosef, Ketua RT di wilayah rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo.

Yosef mengatakan bahwa Putri masih terguncang dan hanya bisa menangis di dalam kamar.

Informasi tersebut diperoleh dari pengacara Putri saat Polri melakukan penggeledahan di rumah tersebut pada Rabu (10/8).

"Baik-baik aja (kondisinya), cuma ibu yang di kamar aja agak shock gitu, menangis dan pengacara bilang dia nangis gitu aja,"kata Yosef kepada awak media di kediamannya yang beralamat di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (10/8/2022).

Terkait pemberhentian asesmen terhadap Putri, LPSK menyebut akan diputuskan pada pekan depan.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dinilai Cukup, LPSK Hentikan Proses Assessment Psikologis Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi

Host: Agung Laksono
VP: Reza Nova

#brigadirj #ferdysambo #bharadae #beritapopuler #beritaterkini #sambo #lpsk #putricandrawathi #istriferdysambo

Editor: Bintang Nur Rahman
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved