Tribunnews Update
Subvarian Omicron BA4 dan BA5 Turut Serang Singapura, Epidemiolog Tekankan Ini ke Pemerintah
TRIBUN-VIDEO.COM - Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mulai menjangkit sejumlah warga di beberapa daerah Indonesia.
Bahkan, Covid-19 varian BA4 dan BA5 tersebut juga telah menyerang Singapura.
Epidemiolog mengingatkan pemerintah untuk memperketat pentingnya penggunaan masker.
Epidemiolog tersebut ialah Dicky Budiman dari Griffith University.
Baca: Kasus Omicron BA 4 dan BA 5 di Indonesia Terus Naik, Kini Jadi 143 Didominasi Jakarta Disusul Jabar
Menurutnya, wabah varian BA.4 dan BA. 5 bukan hanya menyerang Indonesia tetapi juga negara tetangga Singapura.
Dicky menyebut, saat ini yang perlu dikejar ialah soal penggunaan masker dan kedisiplinan masyarakat.
"Yang perlu dikejar adalah masalah masker, kedua kedisiplinan, akan lebih baik menggunakan masker KN95 atau yang serupa kualitasnya," tutur Dicky kepada Tribun Network, Sabtu (2/7/2022).
Ia menilai, masker seharusnya tetap dipakai di luar ruangan apalagi status yang ditetapkan WHO masih pandemi.
Baca: Ingat Tetap Menjaga Prokes! Waspadai Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Terindentifikasi di RI
"Literasi yang membangun kesadaran masyarakat bahwa pandemi masih ada ini juga penting," tuturnya.
Dirinya mengakui tidak setuju terkait wacana PPKM dicabut karena PPKM yang menjadi pengingat regulasi untuk intervensi vaksinasi 3T dan 5M.
Namun, di tahun ketiga pandemi aturannya tentu tidak seketat sebelumnya dan tanpa pembatasan.
"Tapi payung PPKM itu misalnya sebagai syarat untuk orang melakukan vaksin booster. Saya pikir juga tidak perlu kalau harus naik ke level 3 atau 4," urainya.
Dicky menambahkan, vaksin booster masih sangat penting bahkan lansia ataupun petugas kesehatan perlu dosis keempat.
Sementara, Pemerintah Singapura melaporkan kasus Covid-19 lagi meningkatkan kembali dengan total 11.504 kasus baru di antaranya 10.732 kasus lokal dan 772 kasus impor.
Satu kematian terjadi dari seluruh kasus yang disebabkan oleh penyakit komplikasi.
Peningkatan kasus sebenarnya sudah diprediksi sejak awal bulan.
Selain penurunan antibodi vaksin, kenaikan juga terjadi karena subvarian BA.4 dan BA.5 yang kini mewabah di Singapura.
Dikutip dari website Kementerian Kesehatan (MOH) Singapura sebanyak 437 pasien dirawat di rumah sakit.
Subvarian BA.5 sendiri diperkirakan berkontribusi pada 40 persen dari semua kasus Covid-19 dalam seminggu terakhir.
Meski demikian, pihak Singapura tak memperketat pergerakan tetapi akan dilakukan penyesuaian bila diperlukan.
(Tribun-Video.com/Tribunnews.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid-19 Meledak Lagi, Epidemiolog Ingatkan Pentingnya Penggunaan Masker
Host: Tini Afshin
VP: Dyah Ayu Ambarwati
# Subvarian Omicron # subvarian virus Omicron BA.4 # Subvarian Baru Omicron BA.5 # Serang # Singapura
Reporter: Tri Suhartini
Video Production: Dyah Ayu Ambarwati
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkini
Gencatan Senjata Dikhianati, Iran Geram Israel Rudal Lebanon dan Bersumpah Hukum Zionis
5 hari lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Rangkuman Perang Timur Tengah: AS Serang Kharg Sebelum Gencatan Senjata, Trump Didesak Dimakzulkan
6 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.