Senin, 13 April 2026

REHAT

Jelang Idul Adha, Harga Sapi Naik hingga Tembus Rp 150 Ribu per Kilogram tapi Pedagang Sepi Pembeli

Kamis, 23 Juni 2022 14:09 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Menjelang perayaan hari raya Idul Adha, sejumlah hewan ternak di Indonesia termasuk sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Imbas dari virus PMK tersebut, hal ini membuat harga sapi melambung tinggi hingga tembus Rp 150.000 per kilogram.

Dikutip dari Kompas.com, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit hewan ternak yang saat ini tengah mewabah di beberapa daerah di Indonesia.

Baca: Dampak PMK, Peternak Sapi di Jonggol Bogor Terancam Gulung Tikar, Pemerintah Diminta Lebih Tegas

Mewabahnya penyakit tersebut memberikan efek samping pada harga sapi menjelang hari raya Idul Adha.

Selain itu, total kerugian yang ditanggung peternak akibat wabah PMK tersebut bisa mencapai Rp 20 triliun.

Baca: Wabah PMK Tak Kunjung Menurun Menteri Agama Sebut Kambing Bisa Jadi Kurban

Sementara, kerugian lain yang ditanggung oleh peternak yaitu penurunan produksi susu sapi perah.

Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Klender SS, Jakarta Timur, Ruyat mengeluhkan tingginya harga daging yang mencapai Rp 150.000 per kilogram.

Akibatnya, dagangannya pun menjadi sepi sejak lima bulan yang lalu.

"Sepi sudah lima bulan yang lalu sepi pembeli," ujarnya saat ditemui Kompas.com di Pasar Klender SS, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022).

Selain wabah PMK, sepinya pembeli ini terjadi juga lantaran turunnya daya beli yang ada di masyarakat.

(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul ""Jeritan" Pedagang Daging Sapi: 5 Bulan Jualan Sepi..."

# rehat # Idul Adha 2022 # penyakit PMK # Kasus PMK # Vaksin PMK # Harga daging sapi naik

Editor: Aditya Wisnu Wardana
Reporter: Feba Fadhiliana
Video Production: Ananda Bayu Sidarta
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved