Selasa, 2 Juni 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Babak Baru, Medan Perang Rusia vs Ukraina Diduga akan Pindah ke Laut Hitam dan Libatkan Sekutu Barat

Selasa, 7 Juni 2022 14:14 WIB
Kompas.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Perang Rusia dan Ukraina dikabarkan akan menemui babak baru.

Mantan Panglima Tertinggi Sekutu NATO, James Stavridis mengatakan, perang Rusia-Ukraina akan dibuka di Laut Hitam.

Menurutnya, perang ini akan melibatkan Barat dan sekutunya.

James mengatakan, perang ini melibatkan sekutu Barat lantaran mereka yang akan mengawal pengiriman biji-bijian dari Ukraina.

Ia menjelaskan, saat ini kapal militer Rusia telah mendominasi bagianutara Laut Hitam.

Terdapat 40 kapal perang Rusia, sementara Ukraina tak memilikinya sama sekali.

Rusia terus memblokade pantai Ukraina dan tidak mengizinkan pengiriman biji-bijian untuk meningkatkan ekonomi Ukraina.

Baca: Saat Putin Gencarkan Serangan di Ukraina, NATO Gelar Latihan Militer dengan Finlandia dan Swedia

Tak hanya penting bagi perekonomian Ukraina, tetapi juga sangat penting untuk persediaan pangan dunia.

"Mereka memiliki 40 kapal perang, Ukraina secara efektif tidak punya sama sekali. Rusia memblokade pantai Ukraina itu—tidak mengizinkan pengiriman penting biji-bijian yang penting bagi ekonomi Ukraina, tetapi sangat penting untuk persediaan pangan dunia," katanya.

Gesekan akan terjadi menyangkut pengawalan kapal tanker biji-bijian yang masuk dan keluar dari Odessa.

James meyakini, misi ini akan dilakukan oleh PBB, NATO, Amerika Serikat, dan sekutunya.

Menurutnya, hal ini akan terjadi selama beberapa minggu ke depan.

"Tapi itu akan menjadi babak baru dalam perang, yang saya pikir akan muncul selama beberapa minggu ke depan," tambahnya.(Tribun-Video.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Laut Hitam Terancam Jadi Zona Panas Baru dalam Perang Rusia-Ukraina Beberapa Minggu ke Depan

# TRIBUNNEWS UPDATE # Rusia vs Ukraina # Laut Hitam # NATO

Editor: fajri digit sholikhawan
Reporter: Ratu Budhi Sejati
Video Production: Dwi Adam Sukmana
Sumber: Kompas.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved