TRIBUNNEWS UPDATE
Cak Nun 'Roasting' Jokowi di Markas PDIP: Indonesia Lebih Hebat dari AS tapi Belum Tepat Presidennya
TRIBUN-VIDEO.COM - Ulama Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) terlihat meroasting Presiden Joko Widodo saat diundang ke markas PDI Perjuangan oleh Megawati Soekarnoputri.
Kala itu Cak Nun hadir dalam acara yang digelar oleh PDI Perjuangan di Lenteng Agung Jakarta Selatan.
Dalam ceramahnya, Cak Nun menyebut bahwa Indonesia bisa lebih dari Amerika Serikat, hanya saja saat ini masih dipimpin Presiden yang belum tepat.
Baca: Cak Nun Beri Saran setelah Insiden Bentrok di Cikampek: Saatnya Dialog 4 Mata antara Jokowi & Rizieq
Dikutip dari tayangan Channel Youtube PDI Perjuangan, Can Nun secara tak langsung terlihat seperti meroasting Presiden Joko Widodo.
Can Nun menyebut bahwa Indonesia adalah bangsa yang sebenarnya tidak bisa ditandangi.
"Indonesia bangsa yang tidak tertandingi," ucap Cak Nun Minggu (10/4/2022).
"Kalau sebuah bangsa Indonesia memiliki kesadaran sejarah sampai 18 tingkat, Bung Karno mengatakan 'Jas Merah', dan kita ingat sejak itu sampai 18 generasi," tutur Cak Nun menambahkan.
Cak Nun lantas menyinggung soal negara adikuasa seperti Amerika Serikat hingga Rusia agar tidak jumawa membanggakan kekuatan mereka.
"Wahai Amerika, wahai Rusia, wahai semua negara-negara yang merasa kuat dan adikuasa, jangan pikir kalian bener-bener berkuasa karena kami adalah bangsa dengan peradaban yang punya skala waktu 18 generasi," ujar Cak Nun.
Baca: Soal Insiden Bentrok di Cikampek, Cak Nun: Saatnya Dialog 4 Mata antara Jokowi dan Rizieq Shihab
Cak Nun kemudian menyinggung bahwa sedianya Indonesia punya manajemen ilmu yang jauh lebih besar daripada Amerika Serikat dan Rusia.
Saat itulah, Cak Nun menyebut, kekuatan Indonesia tidak tersampaikan karena presidennya belum tepat.
"Sehingga ilmu kita, manajemen kita, akan jauh melebihi kalian semua. Cuma masalahnya sekarang belum tepat presidennya," kata Cak Nun.
Sadar dirinya menyinggung nama Presiden di kubu PDI Perjuangan, Cak Nun pun meminta agar hadirin yang datang tidak marah.
Ia kemudian menuturkan bahwa presiden saat ini tidaklah jelek, hanya saja belum tepat.
"Jangan marah, saya tidak mengatakan salah atau jelek loh ya, belum tepat," ujar Cak Nun.
Setelah itu, dia kembali menegaskan bahwa apa yang disampaikannya itu bukanlah bentuk kritikan terhadap Jokowi.
"Itu mohon maaf ya, saya bukan mengkritik tapi memang saya tuh penasaran dengan kebesaran Indonesia yang tidak bisa kita wujudkan," tutur Cak Nun.
Baca: Soal Insiden Bentrok di Cikampek, Cak Nun: Saatnya Dialog 4 Mata antara Jokowi dan Rizieq Shihab
Cak Nun kemudian mengingatkan gar nantinya masyarakat lebih berhati-hati memilih pemimpin berikutnya, terutama untuk tahun 2024 mendatang.
"Dan aku ingin besok pagi sebelum dan setelah 2024, kita akan mengalami revolusi besar dari dalam diri kita," ucapnya menambahkan.
"Maka hati-hati milih pemimpin berikutnya, diamati betul, dirasakan betul pemimpin berikutnya," kata Cak Nun.
Cak Nun diketahui hadir dalam agenda Buka Puasa Bersama di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan Minggu (10/11/2022).
Kehadiran Cak Nun adalah undangan langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Baca: POPULER Insiden Bentrok di Cikampek, Cak Nun: Saatnya Dialog 4 Mata antara Jokowi dan Rizieq Shihab
Cak Nun dinilai memiliki kekhawatiran terhadap berbagai macam isu yang sekarang ini banyak membentur-benturkan masyarakat. (Tribun-Video.com)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Undang Cak Nun dalam Acara Buka Bersama, PDIP: Kami Ingin Merawat Keteladanan Selama Ramadan
# TRIBUNNEWS UPDATE # Cak Nun # Jokowi # PDIP # Rusia # Emha Ainun Nadjib
Reporter: Nila
Sumber: Tribunnews.com
TRIBUNNEWS UPDATE
Soal Amanat Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Golkar Tegaskan Akan Diputuskan Resmi
5 hari lalu
Terkini Nasional
Ketum Bara JP Ungkap Arahan Jokowi, Relawan Diminta Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran Dua Periode
5 hari lalu
Tribunnews Update
Terkendala di Masalah Visa dan soal Keamanan, Timnas Iran Pindahkan Base Camp Piala Dunia ke Meksiko
5 hari lalu
Tribunnews Update
Momen Presiden Prabowo Ikut Tarik Jala bareng Penambak saat Panen Raya Udang di Kebumen
5 hari lalu
Tribunnews Update
Persib Bandung 3 Kali Juara, Dedi Mulyadi akan Beri Bonus Rp 1 Miliar: Bisa Buat Nyate
5 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.