Senin, 20 April 2026

TRIBUNNEWS UPDATE

Sosok Saifuddin Ibrahim yang Minta 300 Ayat Alquran Dihapus, Ternyata Mantan Napi Ujaran Kebencian

Kamis, 17 Maret 2022 15:19 WIB
Tribunnews.com

TRIBUN-VIDEO.COM - Sosok Saifuddin Ibrahim mendadak viral seusai meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menghapus 300 ayat Al Quran.

Saifuddin diketahui merupakan seorang pendeta yang kerap membuat konten video di kanal YouTube.

Rupanya, Saifuddin pernah mendekam di penjara selama empat tahun karena menghina Nabi Muhammad.

Baca: Kisah Hafiz Alquran Lamar Kerja Cleaning Service Malah Ditawari Jadi Polisi Tanpa Tes

Video pernyataan Saifuddin Ibrahim tersebut diunggah melalui sebuah akun YouTube.

Pernyataannya soal radikalisme yang dikaitkan dengan kurikulum pesantren dinilai membuat gaduh masyarakat.

Tak hanya itu, Saifuddin juga meminta Menag Yaqut untuk menghapus 300 ayat Al Quran.

Baca: Saifudin Ibrahim Minta Menag Hapus 300 Ayat Alquran, Mahfud MD: Itu Meresahkan & Provokasi Adu Domba

Dikutip dari Tribunnews.com, Saifuddin Ibrahim merupakan pria kelahiran Bima, Nusa Tenggara Barat pada 26 Oktober 1965 silam.

Saifuddin Ibrahim lahir di keluarga muslim hingga akhirnya pindah keyakinan.

Setelah lulus dari SMA di Bima, Saifuddin melanjutkan kuliah di Fakultas Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Ia mengambil jurusan Perbandingan Agama.

Selepas dari UMS, Saifuddin Ibrahim mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan Depok, Jawa Barat.

Kemudian pada tahun 1999, ia mengajar di NII Al Zaytun Panji Gumilang di Indramayu.

Baca: Viral Kisah Gadis Lulusan Pondok Wajib setor Hafalan Alquran ke Ibu Sebelum Pergi Main

Hingga pada 5 Desember 2017, Saifuddin ditangkap dan didakwa atas ujaran kebenciaan karena menghina Nabi Muhammad SAW.

Saat itu Saifuddin divonis 4 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Tangerang.

Sementara itu, terkait permintaan Saifuddin kepada Menag Yaqut, pihak Kemenag turut memberikan tanggapan.

Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar memastikan bahwa Menteri Agama tidak mengenal Pendeta Saifuddin Ibrahim.

“Gus Menteri tidak kenal dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim," ujar Thobib melalui keterangan tertulis, Rabu (16/3/2022).

Thobib sendiri sangat menyayangkan pernyataan dari Pendeta Saifuddin.

Dirinya menilai, apa yang disampaikan Pendeta Saifuddin terkait pesantren dan ayat Al Quran adalah hal yang salah.

Baca: Kemarahan Ibu Penghapal Alquran saat Bertemu Satgas PDIP yang Pukul Anaknya, Sebut Tak akan Damai

"Tidak pada tempatnya Pendeta Saifuddin mengklaim pesantren melahirkan kaum radikal. Dia lupa bahwa Gus Menteri terlahir dari lingkungan pesantren dan juga keluarganya memiliki pesantren," kata Thobib.

Sementara itu, video pernyataan Pendeta Saifuddin ini akan didalami oleh tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. (Tribun-Video.com)

Baca juga berita terkait di sini

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Profil Pendeta Saifuddin Ibrahim yang Pernyataanya Bikin Gaduh, Mantan Terpidana Ujaran Kebencian

# TRIBUNNEWS UPDATE # Alquran # ujaran kebencian # napi # Saifudin Ibrahim # penodaan agama # penistaan agama

Editor: Panji Anggoro Putro
Reporter: Agung Tri Laksono
Sumber: Tribunnews.com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved