Kamis, 9 April 2026

VIRAL Video

VIRAL Video Kepala Dinas Pendidikan Pasuruan Beri Ancaman Mati dalam Pidatonya

Kamis, 20 Januari 2022 13:24 WIB
Surya Malang

TRIBUN-VIDEO.COM - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, Hasbullah menjadi sorotan banyak pihak karena video pidatonya yang berisi ancaman menjadi viral.

Kepala Dinas yang baru dilantik itu diketahui menyampaikan pidato yang berisi ancaman mati.

Pidato yang sepatutnya tidak diucapkan di ruang publik terlebih oleh seorang pejabat di perintahan daerah itu diketahui dari rekaman video yang telah jadi viral.

Sebelumnya, sebuah potongan video yang menunjukkan pidato seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) viral di beberapa media sosial (medsos) dan grup whatsapp di Pasuruan.

Dari penelusuran yang dilakukan, diketahui video itu ternyata diambil di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan.

Pria yang berpidato adalah Kepala Dinas Pendidikan,Hasbullah yang baru saja dilantik Bupati Pasuruan, Senin (17/1/2022).

Dalam pidatonya itu, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) itu memberikan pernyataan yang berisi ancaman.

Dalam pidatonya, Hasbullah meminta perwakilan kepala sekolah agar tidak takut kepada siapapun yang mengganggu kepemimpinannya, termasuk teman - teman LSM atau wartawan.

Baca: Munarman Jalani Sidang Lanjutan, Diduga Menebar Ancaman untuk Menimbulkan Teror secara Luas

"Katek ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati. Mati awakmu ngkok yo! kepala sekolah semuanya ga usah takut sama LSM, sama siapa, wartawan. ini perwakilan e iki ya. Iki nyoting, grup golongan wartawan LSM sebarin ya. Ojo sampek ganggu dadi mati. (Kalau sampai mengganggu kepemimpinanku, mengganggu sekolah hati-hati ya, Kamu bisa mati ! Kepala Sekolah tak perlu takut dengan LSM, wartawan. Ini Perwakilan yang di sini, yang merekam , grup golongan wartawan, LSM, sebarkan ya, jangan sampai menggangu jadinya mati)"

Orasi yang disampaikan Hasbullah itu justru mendapatkan tepuk tangan para guru dan kepala sekolah yang datang ke Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan untuk menyambut kedatangan.

Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (PUSAKA), Lujeng Sudarto mengecam keras aksi arogansi kepala Dinas Pendidikan tersebut. Sebagai seorang pejabat, sangat tidak etik berbicara seperti itu.

Apalagi, muatan materi yang disampaikan di depan publik itu memiliki kecenderungan untuk mengintimidasi kelompok civil society, dan kebebasan pers di Pasuruan.

"Ini sangat tidak etis dan arogan, apalagi menebar ancaman. Harus ada sikap bersama dari kalangan pers dan pegiat LSM di Pasuruan. Pejabat yang anti kritik seperti itu sebaiknya pakai headset," katanya, Rabu (19/1/2022).

Lujeng menyebut, bersama sejumlah pegiat NGO dan Pers, ia akan menyampaikan nota protes kepada Bupati Pasuruan.

Selain itu, karena mengandung unsur pidana pengancaman, kasus itu juga dibawa ke ranah hukum.

Terpisah, Arie Yoenianto, salah satu tim advokasi PWI Jawa Timur mengatakan, apa yang dilakukan pejabat sepert itu sudah menunjukkan adanya bibit - bibit anti kritik.

Baca: Ubedilah Badrun Akui Alami Dugaan Ancaman dan Teror Seusai Laporkan Anak Jokowi ke KPK

"Dan ini upaya untuk mematikan kebebasan pers," katanya.

Sam Oen, sapaan akrabnya mengatakan, tidak semua kritik yang disampaikan pers itu selalu buruk, karena ada juga kritik yang membangun untuk kemajuan dan kebaikan dunia pendidikan di Pasuruan.

"Sekali lagi, bibit - bibit anti kritik ini harus dilawan. Apalagi, yang disampaikan dalam pidato itu, yang mengganggu pendidikan termasuk wartawan, akan mati. Kalau sudah mengancam, berarti dia mengedepankan tangan besi," sambung pria yang pernah menjabat Ketua PWI Pasuruan.

Sementara itu, Hasbullah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan saat dikonfirmasi menyebut apa yang disampaikannya itu adalah bagian membangun motivasi kepada Kepala Sekolah SD dan SMP yang selama ini takut.

Menurutnya, selama ini memang banyak ancaman yang diterima Kepala Sekolah SD dan SMP di Pasuruan dari oknum - oknum yang tidak bertanggung jawab, dan mengganggu.

Ia meyakini yang mengganggu ini bukan dari kalangan LSM ataupun wartawan.

Menurutnya, kalau wartawan dan LSM hanya melakukan fungsi kontrol yang mereka miliki untuk kemajuan dunia pendidikan di Pasuruan .

"Tujuan orasi itu hanya untuk memberikan semangat mas ke Kepala Sekolah, dan katanya memang imajiner. Terima kasih, saya sebagai pimpinan kalau ada masalah komunikasi dan koordinasi demi kebaikan pendidikan," katanya saat dihubungi melalui pesan singkat.(*)

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul VIRAL Kepala Dinas Pendidikan Pasuruan Beri Ancaman Mati Dalam Pidatonya, Mulai Muncul Reaksi Warga

# Ancaman # Viral Video # kepala dinas pendidikan # Pasuruan # 

Editor: Sigit Ariyanto
Video Production: Abdul Salim Maula Safari Thoyyib
Sumber: Surya Malang

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved