Kamis, 7 Mei 2026

PON XX PAPUA

Tradisi Mengunyah Pinang bagi Warga Papua, Bagaimana Rasanya?

Selasa, 12 Oktober 2021 16:24 WIB
Tribun Video

Laporan Wartawan Tribun-Video.com, Sigit Ariyanto

TRIBUN-VIDEO.COM, JAYAPURA - Menguyah pinang adalah hal lumrah bagi warga Papua.

Hal tersebut sudah menjadi tradisi warga Papua sejak dahulu.

Di Papua, Pinang dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Satu di antara penikmat pinang adalah Hendrik Rewapatara.

Warga Kotaraja Jayapura tersebut mengaku suka sekali mengunyah pinang.

Baca: Ngobrol Bersama Warga Asli Papua soal Tradisi Makan Pinang Sirih dan Kapur

Mengunyah pinang baginya adalah kebiasaan yang sulit dihentikan.

Kepada Tribun-Video.com, Hendrik menunjukkan bagaimana orang Papua memakan pinang.

Buah Pinang dimakan bersama dengan sirih dan juga kapur.

Pertama, Hendrik mengupas kulit buah pinang, lalu mulai mengunyahnya.

Kemudian ia mulai memakan sirih yang sebelumnya telah dicocol bubuk kapur.

Kapur yang digunakan hanya sedikit saja, karena jika terlalu banyak maka mulut akan terasa panas seperti terbakar.

Pinang, Sirih, dan kapur yang tercampur di dalam mulut lambat laun akan berubah warna menjadi merah.

Buah pinang awalnya terasa pahit di mulut, namun berubah setelah dicampur dengan sirih dan kapur.

Baca: Mama Papua di Sorong Tak Malu Jualan Pinang, Demi Anak Jadi Sarjana

Menurutnya, mengunyah pinang terasa nikmat, mampu mengusir rasa jenuh hingga kantuk.

Hendrik juga menunjukkan etika meludah saat mengunyah pinang.

Ia mengajak agar warga Papua tidak meludah sembarangan saat menguyah pinang.

Bagi pemula yang ingin menguyah pinang, disarankan untuk sedikit demi sedikit, karena jika terlalu banyak bisa mengakibatkan kepala pusing.

Air ludah pinang juga harus dibuang karena jika ditelan, bisa membuat mabuk.(*)

Reporter: Sigit Ariyanto
Videografer: Sigit Ariyanto
Video Production: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Pinang   #Papua   #Jayapura

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved