Jumat, 1 Mei 2026

PON XX PAPUA

Ngobrol Bersama Warga Asli Papua soal Tradisi Makan Pinang Sirih dan Kapur

Senin, 11 Oktober 2021 21:01 WIB
Tribun Video

Laporan Wartawan Tribun-Video.com, Sigit Ariyanto

TRIBUN-VIDEO.COM, JAYAPURA - Hendrik Rewapatara satu di antara orang asli Papua penggemar pinang.

Warga Kotaraja Jayapura tersebut mengaku suka sekali mengunyah pinang.

Ia mengaku mulai mengunyah pinang sejak di bangku sekolah.

Diketahui, mengunyah pinang sudah menjadi tradisi warga Papua sejak dahulu.

Kepada Tribun-Video.com, Hendrik menunjukkan bagaimana orang Papua memakan pinang.

Baca: Kesan Pertama dari Warga Asli Papua soal Tradisi Makan Pinang Sirih dan Kapur

Buah Pinang dimakan bersama dengan sirih dan juga kapur.

Pertama, Hendrik mengupas kulit buah pinang, lalu mulai mengunyahnya.

Kemudian ia mulai memakan sirih yang sebelumnya telah dicocol bubuk kapur.

Kapur yang digunakan hanya sedikit saja, karena jika terlalu banyak maka mulut akan terasa panas seperti terbakar.

Pinang, Sirih, dan kapur yang tercampur di dalam mulut lambat laun akan berubah warna menjadi merah.

Buah pinang awalnya terasa pahit di mulut, namun berubah setelah dicampur dengan sirih dan kapur.

Baca: Warga Pulau Pesisir Enggan Divaksin karena Percaya Hoaks, Danlantamal IV Tanjungpinang Beri Arahan

Menurutnya, mengunyah pinang terasa nikmat, mampu mengusir rasa jenuh hingga kantuk.

Hendrik juga menunjukkan etika meludah saat mengunyah pinang.

Ia mengajak agar warga Papua tidak meludah sembarangan saat menguyah pinang.

Bagi pemula yang ingin menguyah pinang, disarankan untuk sedikit demi sedikit, karena jika terlalu banyak bisa mengakibatkan kepala pusing.

Air ludah pinang juga harus dibuang karena jika ditelan, bisa membuat mabuk. (*)

Baca berita terkait lainnya

Reporter: Sigit Ariyanto
Videografer: Sigit Ariyanto
Sumber: Tribun Video

Tags
   #Pinang   #Papua   #Jayapura

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved