Terkini Daerah
Meskipun Aktifitas Gunung Merapi Melandai, Tapi Tinggi Kubah Lava Bertambah 1 Meter
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUN-VIDEO.COM - Sepekan terakhir ini aktivitas erupsi di Gunung Merapi menunjukkan penurunan.
Dibanding pekan sebelumnya, guguran lava dari puncak Merapi lebih sedikit.
Informasi yang dihimpun dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, jika guguran lava teramati sebanyak 67 kali.
Guguran tersebut masih mengarah ke barat daya dengan jarak luncur maksimal 1.800 m.
Sedangkan pada periode pengamatan 17-23 September, guguran lava tercatat mencapai 141 kali dengan jarak luncur menyentuh 2 kilometer dari puncak Merapi.
Pada periode itu, kubah lava yang ada di barat daya juga mengalami sedikit perubahan.
Volume kubah lava barat daya juga meningkatkan dari sebelumnya sebesar 1,55 juta meter kubik pada periode 10-16 September menjadi 1,6 juta meter kubik.
Sedangkan untuk kubah tengah masih sama, yakni sebesar 2,854 juta meter kubik.
Baca: Gunung Merapi Keluarkan 67 Guguran Lava dalam Sepekan, Kubah Lava Tambah Tinggi
Baca: Icip Sensasi Pedasnya Bakso Mangkuk Kawah Merapi di Sragen, Pecinta Pedas Wajib Mencoba
Meski jumlah guguran lavanya turun, namun kubah lava barat daya malah bertambah tinggi lebih 1 meter.
Begitu juga dengan vulumenya bertambah 30 ribu meter kubik.
Sedangkan untuk, deformasi Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada minggu ini tidak menunjukkan perubahan yang signifikan.
"Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di gunung Merapi," kata Kepala BPPTKG Jogjakarta, Hanik Humaida.
Dia menyebut, Aktivitas vulkanik berupa aktivitas erupsi efusif gunung Merapi masih cukup tinggi.
Saat ini status aktivitas ditetapkan dalam tingkat siaga.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas masih mengarah ke sektor Tenggara–Barat Daya.
Di antaranya ke arah sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
"Potensi lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," imbuh dia. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul Meski Melandai, Tapi Tinggi Kubah Lava Merapi Bertambah 1 Meter dan Volume Naik 30 Ribu Meter Kubik
# Gunung Merapi # lahar # BPPTKG # erupsi
Local Experience
Sago Park di Lima Puluh Kota Hadirkan Rumah Etnika dari Beton dan Kayu, dipenuhi Perabot Antik
Jumat, 27 Maret 2026
LIVE UPDATE
Gunung Marapi Sumbar Erupsi Jelang Sahur, Muntahkan Abu Vulkanik dan Material Berwarna Merah Terang
Selasa, 3 Maret 2026
Viral
TRAGIS! Siswi SD di Lumajang Terseret Banjir Lahar Semeru ketika Hendak Sekolah, Akui Alami Trauma
Kamis, 26 Februari 2026
Tribunnews Update
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Warga Diminta Waspada Radius 3 Km, Abu Vulkanik Hujani Tanah Datar
Rabu, 18 Februari 2026
Nasional
NGERINYA ERUPSI Gunung Semeru! Keluarkan Awan Panas Sejauh 6 Km, BPBD Imbau Tetap Tenang
Sabtu, 14 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.