Travel
Singapura Segera Luncurkan Program Perjalanan Bebas Karantina, Ini Syarat bagi Turis
TRIBUN-VIDEO.COM - Singapura berencana akan meluncurkan program perjalanan bebas karantina pertamanya.
Program bebas karantina ini menjadi angin segar bagi turis dari beberapa negara.
Di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah di sejumlah negara, Singapura cukup berani dalam meluncurkan program perjalanan bebas karantina tersebut.
Mengutip Travel Daily Media, Selasa (24/8/2021), program perjalanan bebas karantina pertama yang diluncurkan Singapura ini berlaku untuk orang-orang yang divaksinasi dari Jerman dan Brunei.
Selain itu, Singapura juga melonggarkan pembatasan bagi turis asal Hong Kong dan Makau.
Singapura juga berusah membuka kembali perbatasannya setelah memvaksinasi lebih dari 75 persen populasinya.
"Seiring dengan perkembangan situasi Covid-19 global, kami akan terus menyesuaikan langkah-langkah perbatasan kami dengan perlindungan yang tepat untuk memastikan kesehatan dan keselamatan publik," kata Otoritas Penerbangan Sipil Singapura.
Baca: Anggap Covid-19 Seperi Flu Biasa, Singapura Bersiap Hidup & Mati dengan Corona dalam Jangka Panjang
Sebelumnya, hanya penduduk Singapura dan mereka yang memiliki pekerjaan atau kartu pelajar yang diizinkan masuk ke negara itu.
Mulai 8 September, pengunjung dari Jerman dan Brunei dapat mengajukan Visa Perjalanan Bervaksinasi untuk memasuki Singapura, apa pun alasan mereka bepergian.
Mereka juga harus mengikuti beberapa tes virus corona, termasuk pra-keberangkatan, pada saat kedatangan, dan pasca-kedatangan, sebagai pengganti karantina.
Turis juga harus telah tinggal di negara keberangkatannya, baik Jerman atau Brunei, atau di Singapura sebelum itu, setidaknya selama 21 hari berturut-turut sebelum berangkat ke Singapura.
Persyaratan lainnya termasuk asuransi yang mencakup perawatan medis Covid-19.
Secara terpisah, turis asal Hong Kong dan Makau yang telah menghabiskan tiga minggu berturut-turut di kota-kota tersebut dapat mengajukan permohonan untuk memasuki Singapura mulai 26 Agustus.
Mereka juga tidak perlu dikarantina jika hasil tes negatif pada saat kedatangan dan mengisolasi diri sampai hasil tes tersedia.
Baca: Penyelundupan CPMI Ilegal ke Singapura Digagalkan oleh BP2MI, Berawal dari Laporan 1 CPMI
Namun, Menteri Perhubungan S. Iswaran mengatakan tidak ada lagi rencana untuk membentuk gelembung perjalanan Singapura-Hong Kong.
Gelembung perjalanan udara yang direncanakan sebelumnya telah dibatalkan dua kali karena lonjakan kasus virus.
Sementara Singapura melonggarkan pembatasan perjalanan, Hong Kong telah mengambil pendekatan yang berbeda dan memperketat pembatasan masuk mulai 20 Agustus 2021.
Dengan cara meningkatkan periode karantina untuk turis yang divaksinasi dengan tes antibodi positif dari negara-negara berisiko sedang menjadi 14 hari.
Sebelumnya, turis dari negara berisiko menengah seperti Singapura dan Kanada hanya perlu dikarantina selama tujuh hari di Hong Kong jika telah divaksinasi lengkap dan dinyatakan positif Covid-19.(*)
Artikel ini telah tayang di TribunTravel.com dengan judul Singapura Akan Luncurkan Program Perjalanan Bebas Karantina, Ini Syarat Bagi Turis yang Berkunjung
# Singapura # karantina # turis # Brunei # Hong Kong
Sumber: TribunTravel.com
LIVE UPDATE
Penerbangan Perdana Scoot, Angkut 80 Penumpang dari Singapura ke Belitung, Disambut Siraman Air
Senin, 4 Mei 2026
Local Experience
Rekomendasi Aktivitas Seru saat Transit di Bandara Changi Singapura 24 jam
Minggu, 3 Mei 2026
Tribunnews Update
Menlu Singapura Peringatkan Selat Malaka Lebih Bahaya daripada Selat Hormuz jika AS-China Perang
Selasa, 28 April 2026
Mancanegara
Malaysia-Singapura Kompak! Ide Purbaya Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka Ditolak Mentah-mentah
Jumat, 24 April 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
Malaysia dan Singapura Tentang Candaan Menkeu Purbaya soal Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka
Jumat, 24 April 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.