Gak Ruwet Gak Ribet
Apa itu MERS-CoV?
TRIBUN-VIDEO.COM - Istilah SARS-CoV-2 mungkin sudah tidak asing di telinga masyarakat.
Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 atau SARS-CoV-2 merupakan virus penyebab penyakit Covid-19.
Virus ini akan menyerang sepanjang saluran pernapasan, mulai dari rongga hidung hingga langsung ke paru-paru sampai ke gelembung akhir paru.
Kumpulan virus tersebut dapat menyebabkan berbagai penyakit, yakni batuk pilek seperti biasa hingga SARS dan MERS-CoV.
Nah, apa itu MERS-CoV?
Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) atau yang dikenal sindrom pernapasan Timur Tengah adalah penyakit pernapasan yang diakibatkan oleh virus corona.
Pada awalnya MERS-CoV ini diduga berasal dari unta yang berada di beberapa negara Timur Tengah dan kemudian penyakit ini menyebar ke Asia, Afrika, Eropa, dan Amerika Serikat dikarenakan berasal dari orang-orang yang bepergian dari Timur Tengah.
MERS-CoV ini tidak seperti influenza pada umumnya.
Baca: Diklaim Bisa Cegah Penularan Covid-19 hingga 90%, Apa itu Vaksin Pfizer?
Dikutip dari Mayo Clinic, MERS-CoV dapat menyebabkan gagal pernapasan atau ginjal hingga dapat berakibat fatal.
Penyakit ini sangat berisiko untuk lansia dan orang-orang yang memiliki penyakit kronis, seperti penyakit paru-paru dan diabetes.
MERS-CoV ini menyebar cepat kepada orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan penderitanya.
Adapun gejalanya yaitu sesak, demam, batuk, menggigil, dan pneumonia.
Selain itu ada gejala lain yang timbul pada sistem pencernaan, di antaranya sakit perut, mual, muntah dan diare.
Umumnya gejala tersebut muncul pada waktu 1-2 minggu setelah penderita terinfeksi virus.
Hingga saat ini belum ditemukan vaksin untuk mencegah MERS-CoV, namun ada beberapa cara untuk mengurangi risiko terinfeksi penyakit ini, antara lain:
- Cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air selama 20 detik.
- Tutupi hidung dan mulut dengan tisu saat batuk atau bersin. Jika menggunakan tissue, segera buang bekas tissue tersebut ke tempat sampah lalu cuci tangan.
- Hindari menyentuh wajah, mulut, dan hidung sebelum mencuci tangan.
- Sebaiknya tidak berbagi peralatan makanan atau minuman dan barang lainnya dengan orang sakit.
- Semprot cairan disinfektan pada permukaan yang sering disentuh.
- Membatasi kontak dengan orang sakit saat berada di kawasan Timur Tengah.
- Bagi jamaah Haji dan Umroh disarankan untuk hindari kontak erat dengan penderita/hewan penular.
(Tribun-Video.com)
# MERS-CoV # SARS # SARS-CoV-2 # Timur Tengah
Reporter: Falza Fuadina
Sumber: Tribun Video
Internasional
Prajurit TNI Gugur di Lebanon Akibat Serangan Israel, Sekjen PBB Murka: Saya Mengutuk Keras!
Senin, 30 Maret 2026
Terkini Nasional
1 Prajurit TNI Dilaporkan Gugur di Lebanon, Pengamat Kecam Keras RI hingga Desak Keluar dari BoP
Senin, 30 Maret 2026
Mancanegara
3.500 Marinir AS Tiba di Timur Tengah, Iran: Pulang dalam Peti Mati
Senin, 30 Maret 2026
Tribun Video Update
Rangkuman Perang Timur Tengah: Gelombang Ke-86 Iran Hantam Israel, Pasukan AS Disebut Jadi Pakan Hiu
Senin, 30 Maret 2026
Mancanegara
Perang Nuklir di Depan Mata? Rusia Peringatkan AS, Timur Tengah Siaga!
Senin, 30 Maret 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.