Dalam Satu Hari Terkumpul Eceng Gondok Segunung di Rawa Pening
TRIBUN-VIDEO.COM, AMBARAWA -- Sejumlah petugas sibuk mengendalikan eksavator atau mesin pengeruk di pinggir Rawa Pening, tepatnya di Jembatan Biru, Rabu (22/3/2017) pagi.
Mereka mengeruk eceng gondok (Eichhornia crassipes) yang berada di pinggiran danau.
Tumpukannya menggunung membuat berdecak orang yang melihatnya.
"Setiap hari eceng gondok di Rawa Pening wajib dibersihkan. Soalnya, setiap hari bisa tumbuh satu hektare eceng gendok di sini," ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Ruhban Ruzziyatno yang memimpin pembersihan tersebut.
Pembersihan eceng gondok di Rawa Pening ini dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia.
Menurut Ruhban, ada sejumlah alat yang digunakan membersihkan eceng gondok di danau yang berada di Kabupaten Semarang ini.
Alat pertama adalah dredger, berguna menarik eceng gondok mendekat ke arah yang diinginkan.
Selanjutnya eceng gondok didorong menggunakan aquatic weed harvester atau kendaraan pendorong ke pinggir rawa.
Setelah berada di pinggir rawa, gulma ini ini dikeruk menggunakan eksavator.
Ruhban menegaskan pembersihan eceng gondok di Rawa Pening ini sangat perlu dilakukan.
"Rawa Pening satu dari 15 waduk di Indonesia yang mendapat perhatian khusus karena multifungsi. Jadi perlu terus dibersihkan," ungkapnya.
Tonton juga:
Tak Tahan Melihat Adegan Ranjang yang Diperankannya, Rihanna Teguk Tequilla
Seorang Guru SD Memberi Pelajaran Berhitung kepada Muridnya Menggunakan Tarian Seksi
Fungsi danau ini antara lain untuk budidaya ikan, air baku, dan tempat wisata.
Pria yang juga pernah memimpin Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSB) ini mengatakan eceng gondok sebenarnya memiliki kegunaan.
"Tumbuhan ini bisa digunakan untuk bahan kerajinan tangan. Tapi jumlah yang digunakan untuk kerajinan masih sedikit sehingga limpahan eceng gondok lain wajib dibersihkan," tandasnya.
Ruhban akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Semarang mengenai lokasi pembuangan tumbuhan air ini.
"Memang perlu berkoordinasi terkait tempat pembuangan eceng gondok ini," jelas dia. (Tribun Jateng/Suharno)
Video Production: Cornelia Putri Indriastuti
Sumber: Tribun Jateng
Local Experience
Legenda Desa Ngasem dan Kisah Endang Sawitri yang Melahirkan Naga di Rawa Pening Jawa Tengah
3 jam lalu
Terkini Nasional
Susilo Bambang Yudhoyono Lukis Sungai Bengawan Solo, Terinspirasi Gaya Seniman Legendaris Affandi
4 jam lalu
TRIBUNNEWS UPDATE
Jokowi Bereaksi Rumah Jadi Replika 'Tembok Ratapan Solo' di Roblox: Kreatif, Kebebasan Berekspresi
1 hari lalu
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.