Minggu, 17 Mei 2026

Taman Vertikal Raksasa Ini Akan Memproduksi 60 Kilogram Oksigen Per Hari

Senin, 13 Februari 2017 20:24 WIB
Intisari

TRIBUN-VIDEO.COM – Belakangan ini sejumlah taman vertikal dibuat di beberapa wilayah di seluruh dunia. Beberapa yang terkenal ada di Italia dan Meksiko. Sekarang, salah satu firma arsitektur asal Italia sedang merencanakan pembangunan taman vertikal ini di China.

Perusahaan bernama Stefano Boeri Architetti ini akan membangun taman vertikal pertama di Asia tepatnya pada Provinsi Nanjing, China. Bentuk bangunan ini akan terdiri dari dua gedung tinggi. Nama dari gedung ini adalah Vertical Forest atau Nanjing Green Towers.

Bangunan ramah lingkungan ini direncanakan akan selesai pada tahun 2018. Di dalamnya akan terdapat 600 pohon tinggi, 500 pohon sedang, dan 2.500 pepohonan kecil serta semak-semak. Semua tanaman tadi akan menutupi area kurang lebih 6.000 meter persegi.

Tonton juga:

Detik-detik Pengantar Jenazah Tewas Saat Sebrangi Sungai Lusi Grobogan

Ajaib! Jalan Ini Cuma Muncul 2 Kali, Jangan Lewat Kalau Nggak Bernyali

Menurut Stefano Boeri Archietti, taman vertikal ini akan membantu mengembalikan biodiversitas. Dalam setahun, bangunan ini bisa menyerap 25 ton karbon dioksida sekaligus memproduksi 60 kilogram oksigen per hari.

Gedung yang lebih tinggi akan memiliki tinggi 200 meter. Di dalam gedung ini akan ada museum, klub, dan sekolah bertema lingkungan. Gedung kedua yang disebelahnya akan memiliki tinggi 108 meter. Di sana akan diisi oleh hotel Hyatt dan bagian atapnya akan dijadikan kolam renang. Asyik, bukan?

Menurut pihak firma, gedung yang direncanakan jadi tahun 2018 ini disebut akan membantu biodiversitas. Caranya adalah dengan meyediakan tempat yang kondusif bagi burung serta serangga untuk membangun koloni. Tak hanya itu, berbagai macam tanaman yang ada juga akan menghasilkan udara yang lembab. Dengan begitu, karbon dioksida dan debu akan tersedot dan digantikan oleh oksigen.

Sejak isu lingkungan semakin marak dibicarakan, arsitektur hijau semacam ini makin sering ditemui. Salah satu area hijau lain yang sudah terkenal berada di Stuttgart, Jerman. Di daerah itu, seperempat dari atap semua bangunan mereka sudah ramah lingkungan kaerna dipenuhi oleh tumbuhan.

Tonton juga:

The Power of Emak-emak! Duh, Ibu Ini Menyeberang Jalan Seenaknya Hingga Timbulkan Kecelakaan

Tertinggal Penerbangan Pesawat, Pria Ini Marah-marah di Bandara

Sama dengan Jerman, sebanyak 121.000 meter persegi atap gedung-gedung di London juga dipenuhi dengan tanaman. Memang sudah banyak negara-negara Eropa yang memiliki konsep ramah lingkungan dalam membuat bangunan.

Untuk China sendiri, sudah bukan rahasia bahwa mereka memiliki masalah lingkungan yang sangat parah. Polusi di negara ini sudah sangat parah sehingga mengancam kesehatan penduduk. Beberapa tahun terakhir, kota-kota besar di China sudah semakin tidak layak huni jika dilihat dari kualitas udaranya.

Jadi, apakah taman vertikal ini adalah jawaban untuk masalah lingkungan tersebut? Belum tentu. Namun, tidak ada salahnya untuk mencoba langkah baru ini. Selain berpotensi menyelamatkan lingkungan, bangunannya pun juga artistik serta menarik.(Lila Nathania)

Editor: fajri digit sholikhawan
Video Production: fajri digit sholikhawan
Sumber: Intisari

Tags
   #taman   #arsitektur   #Tribun-Video.Com

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved