Jumat, 5 Juni 2026

Eko Patrio: Cukup Saya yang Kena

Rabu, 21 Desember 2016 20:06 WIB
Warta Kota

Laporan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

WARTA KOTA, KEBON SIRIH - Komedian dan presenter Eko Patrio (45) mengapresiasi langkah Dewan Pers yang membantunya, terkait pemberitaan miring tentang dirinya beberapa waktu lalu.

Eko menjelaskan bahwa ia harus melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan miring tersebut, karena menyangkut nama baiknya di dunia politik Indonesia.

"Saya adalah korban cyber dari media abal-abal. Saya mengklarifikasi dan menindaklanjuti hal ini harus mendapat surat tembusan, maka saya ke Dewan Pers," kata Eko Patrio saat ditemui di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (21/12/2016).

Langkah Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini ke Dewan Pers, guna mengetahui tujuh media tersebut terdaftar atau tidak.

"Kalau terdaftar saya meminta hak jawab. Kalau tidak, yang menyikkapi yah pihak kepolisian," ucapnya.

Dewan Pers pun memberikan lampiran riset dan penyelidikannya kepada Eko, guna membantu permasalahannya yang sudah semakin panjang.

"Saya mendapat lampiran dari dewan pers bahwa tujuh media yang memberitakan tentang saya, benar-benar salah," ucapnya.

"Berangkat dari situ, saya akhirnya ingin menjelaskan, ini kejahatan cyber," sambungnya.

Langkah Eko untuk mengklarifikasi tersebut juga berguna agar cukup ia saja yang merasakan pemberitaan fitnahnya itu.

"Saya ingin saya saja yang kena, jangan anggota politik lain. Saat ini saya menyerahkan sepenuhnya kepolisian," ujar politikus yang memiliki nama lengkap Eko Hendro Purnomo.

Eko Patrio dikabarkan sempat memberikan pernyataan kalau kasus bom bekasi, sebagai pengalihan isus kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

Eko pun dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh anggota Polisi yang bernama Sofyan, yang kemudian Eko juga sempat diperiksa oleh penyidik Bareskrim.

Kemudian, Anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu melakukan konsultasi ke Dewan Pers Indonesia, pada Selasa (20/12/2016) agar mendapatkan pengarahan terkait kasusnya.

Rupanya Dewann Pers menyikapi konsultasi Eko dengan cepat sehingga mereka mengatakan kalau Ketua DPW PAN DKI Jakarta itu adalah korban Media Cyber.(Arie Puji Waluyo/m6)

Editor: Novri Eka Putra
Video Production: Novri Eka Putra
Sumber: Warta Kota

Tags
   #Eko Patrio   #Anggota DPR RI   #Dewan Pers

Video TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved