HEALTHY EVERY DAY
Faktor Risiko Seorang Alami Tukak Lambung, Mulai dari Konsumsi Makanan Pedas hingga Stres
TRIBUN-VIDEO.COM - Pada umumnya banyak orang yang susah membedakan tukang lambung dan infeksi lambung.
Meskipun sama-sama menimbulkan rasa nyeri, kedua hal tersebut berbeda loh Tribunners.
Tukak lambung adalah luka terbuka yang terjadi pada lapisan lambung.
Dikutip dari Tribun Health, Penderita tukak lambung akan mengalami luka pada usus dua belas jari.
Kondisi tersebut dikenal sebagai ulkus duodenum.
Gejala umum yang terjadi pada penderita tukak lambung yaitu rasa terbakar di area perut bagian tengah.
Tukak lambung bisa terjadi karena berbagai hal, seperti Bakteri H. pylori
Bakteri ini hidup di lapisan perut serta tidak menimbulkan gejala.
Baca: Apakah Buah Nanas Dapat Meredakan Rasa Terbakar akibat Asam Lambung Naik? Ini Penjelasannya
Baca: Mitos atau Fakta Jahe Dapat Meredakan Penyakit Asam Lambung, Begini Penjelasannya
Infeksi tersebut bisa dialami oleh berbagai usia.
Untuk mengatasi permasalahan tukak lambung bisa diobati dengan obat anti inflamasi nonsteroid.
Ada berbagai faktor risiko seseorang bisa mengalami tukak lambung, di antaranya:
- Gaya hidup yang tidak sehat
- Mengonsumi makanan pedas
- Stres
- Alkohol.
Tak hanya itu saja, faktor lainnya yaitu kebiasaan merokok sebab dapat memperparah tukak lambung.
(Tribun-Video/ Tribunhealth.com)
Artikel ini telah tayang di Tribunhealth.com dengan judul Berikut Ini 3 Penyebab Tukak Lambung, Termasuk Infeksi Bakteri
Sumber: Tribunnews.com
Tekanan Hidup dan Stres Berkepanjangan Picu Hipertensi di Usia Muda
Jumat, 29 Mei 2026
LIVE UPDATE
ULM Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikut UTBK SNBT, Peserta bakal Didampingi Relawan Khusus
Rabu, 22 April 2026
Healthy Talk
HEALTHY TALK: Penyakit Asam Lambung, Apakah Benar Hanya Sekadar Rasa Terbakar di Dada?
Selasa, 31 Maret 2026
Kesehatan
Pentingnya Jaga Kesehatan Ginjal: Belajar dari Kasus Vidi Aldiano dan Bahaya Menahan Buang Air Kecil
Selasa, 10 Maret 2026
TRIBUNNEWS UPDATE
5 000 Prajurit Kapal AS Stres Berat Gegara Misi Iran Tak Jelas, Fasilitas Kapal Induk Bermasalah
Minggu, 22 Februari 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.