TribunnewsWiki
Kanker Lidah, Jenis Kanker yang Mengakibatkan Tumor atau Luka yang Tak Kunjung Sembuh
TRIBUN-VIDEO.COM - Kanker lidah adalah jenis kanker mulut.
Kanker ini terjadi karena pertumbuhan sel-sel yang tidak terkendali di lidah.
Kanker lidah dapat menyebabkan tumor atau luka yang tak kunjung sembuh.
Baca: 6 Manfaat Jahe Bagi Tubuh, Menghindari Risiko Kanker hingga Bisa Meredakan Nyeri
Kanker lidah yang paling umum adalah tumor ganas di sel skuamosa.
Sel skuamosa adalah sel tipis dan rata yang ada di permukaan kulit serta lidah.
Sel ini berada di saluran pencernaan, saluran pernapasan, lapisan mulut, tenggorokan, tiroid, dan laring.
Baca: Mengenal Apa Itu Penyakit Obesitas, Ini Penjelasan Ahli Gizi dr Tan Shot Yen
Penyebab
Kanker lidah memang tidak jamak diidap ketimbang beberapa jenis kanker lainnya.
Kebanyakan, penderitanya orang dewasa dan kalangan lansia.
Kanker ini jarang menyerang anak-anak.
Baca: Wajah Tak Berbentuk Akibat Alami Kanker hingga Tak Bisa Melihat, Pria Nganjuk Ini Hidup Sebatangkara
Ada beberapa penyebab kanker lidah, di antaranya:
1. Virus human papillomavirus (HPV).
2. Kebiasaan merokok dan konsumsi minuman beralkohol.
3. Penggunaan kawat gigi asal-asalan.
4. Malas merawat gigi dan gusi.
5. Faktor keturunan.
Baca: 5 Cara Sederhana Mencegah Penyakit Jantung, Jangan Duduk Lama hingga Jaga Kesehatan Gigi
Gejala
Penderita kanker lidah stadium awal umumnya mengenali gejala kanker lidah dari benjolan atau luka di bagian samping lidah yang tak kunjung hilang.
Luka ini berwarna merah muda.
Ciri khas luka kanker lidah acapkali berdarah jika Anda menyentuh atau menggigitnya.
Selain itu, ciri-ciri kanker lidah stadium awal lainnya antara lain:
1. Nyeri di dekat lidah.
2. Suara jadi serak.
3. Sakit di rahang atau tenggorokan.
4. Sakit saat menelan.
5. Merasakan ada yang tersangkut di tenggorokan.
6. Lidah atau rahang terasa kaku.
7. Susah menelan dan mengunyah makanan.
8. Timbul bercak merah dan putih di lapisan mulut atau lidah.
9. Mati rasa di mulut.
10. Lidah sering berdarah tanpa sebab.
Baca: Diabetes Tipe 1, Penyakit Jangka Panjang ketika Pankreas Tidak Dapat Memproduksi Cukup Insulin
Diagnosis
Langkah diagnosis kanker lidah diawali dengan menanyakan keluhan dan riwayat kesehatan pasien, misalnya apakah pernah menderita infeksi HPV atau tidak.
Dokter juga akan menanyakan apakah ada anggota keluarga pasien yang pernah menderita kanker lidah atau tidak, serta apakah pasien memiliki kebiasaan merokok atau minum alkohol.
Setelah itu, dokter akan memeriksa kondisi mulut dan lidah pasien.
Bila ada kecurigaan ke arah kanker, dokter akan merujuk pasien ke dokter onkologi.
Dokter onkologi kemudian dapat melakukan pemeriksaan lanjutan berupa:
1. Biopsi lidah
Pada prosedur ini, dokter akan mengambil sampel jaringan lidah untuk diperiksa di laboratorium.
Pasien biasanya akan diberikan bius lokal selama proses biopsi ini.
2. Pemeriksaan endoskopi
Jika kanker lidah diduga terjadi pada bagian pangkal lidah, dokter akan melakukan pemeriksaan endoskopi.
Pemeriksaan endoskopi dapat sekaligus mengambil sampel jaringan lidah dan kelenjar getah bening di sekitar lidah.
3. Pemindaian
Pemindaian dilakukan untuk melihat kondisi mulut dan lidah, serta mengetahui penyebaran kanker.
Pemindaian dapat dilakukan dengan CT scan atau MRI.
4. Tes HPV
Tes HPV dilakukan untuk memeriksa apakah pasien positif menderita infeksi HPV yang dapat menyebabkan kanker lidah.
Baca: Asam Urat, Penyakit Sendi yang Terjadi akibat Kadar Asam Urat yang Terlalu Tinggi Dalam Darah
Stadium Kanker Lidah
Berdasarkan keparahan dan luasnya penyebaran sel kanker, kanker lidah dapat dibagi menjadi empat stadium, yaitu:
- Stadium 1
Kanker sudah mulai tumbuh, namun diameter kanker belum melebihi 2 cm serta belum menyebar ke jaringan disekitarnya.
Stadium 1 bisa disebut sebagai stadium awal kanker lidah.
- Stadium 2
Kanker sudah mencapai diameter sekitar 2-4 cm, namun belum menyebar ke jaringan di sekitarnya.
- Stadium 3
Diameter kanker sudah lebih dari 4 cm dan sudah menyebar ke jaringan di sekitarnya, termasuk ke kelenjar getah bening terdekat.
- Stadium 4
Kanker sudah menyebar ke jaringan di sekitar mulut dan bibir, atau bahkan ke organ lain yang letaknya jauh, seperti paru-paru dan hati.
Baca: Diare, Penyakit yang Buat Penderita Jadi Sering Buang Air Besar dengan Kondisi Tinja yang Encer
Pengobatan
1. Operasi
Pada kanker yang masih berukuran kecil atau masih stadium awal, operasi dilakukan dengan mengangkat jaringan kanker beserta jaringan di sekitarnya.
Namun pada kanker yang sudah masuk stadium akhir, operasi yang dilakukan adalah operasi untuk memotong lidah atau glosektomi.
Lidah yang mengalami kanker stadium lanjut akan dipotong, baik sebagian atau seluruhnya.
Setelah menjalani glosektomi, pasien dapat mengalami kesulitan dalam makan, menelan, dan berbicara.
Oleh karena itu, dokter mungkin akan merekomendasikan operasi rekonstruksi untuk memperbaiki bentuk lidah yang terpotong.
Operasi rekonstruksi dilakukan dengan mengambil sebagian jaringan kulit kemudian mencangkokan jaringan tersebut ke lidah yang sudah terpotong.
Setelah operasi rekonstruksi, pasien juga dapat menjalani terapi untuk membantunya makan dan berbicara, serta untuk mengatasi masalah psikologis akibat sulit makan dan bicara. (TribunnewsWiki.com/Bangkit N)
Baca juga berita terkait di sini
Artikel ini telah tayang di TribunnewsWiki.com dengan judul Kanker Lidah
# kanker lidah # lidah # kanker # penyakit
Video Production: Panji Yudantama
Sumber: TribunnewsWiki
Tribunnews Update
Kasus Guru Ponpes di Lombok Tengah Cabuli Santri, Pelaku Mengaku Pernah Jadi Korban Pelecehan
Sabtu, 16 Mei 2026
Tribunnews Update
4 Santri Dicabuli Oknum Guru Ponpes di Lombok Tengah, Terungkap saat Korban Kena Penyakit Menular
Sabtu, 16 Mei 2026
Nasional
TERKUAK! Bukan Penyakit Kiriman Kamaruddin Simanjutak Sudah Alami Sakit Ini
Kamis, 14 Mei 2026
Berita Terkini
Bukan Penyakit Kiriman, Kamaruddin Simanjuntak Jatuh Sakit hingga Harus Pakai Selang Oksigen
Rabu, 13 Mei 2026
Nasional
Berjuang Lawan Penyakit! Sosok Pengacara Kamaruddin Simanjuntak Dulu Garang Hadapi Kasus Sambo
Selasa, 12 Mei 2026
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.