DPR Pertanyakan Konsep Kopdes Merah Putih, Dinilai Mirip Minimarket Modern Cuma Beda Nama

Editor: winda rahmawati

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo mengkritik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dinilai terlalu banyak menjual produk pabrikan.

Ia pun mempertanyakan perbedaan KDMP dengan minimarket modern jika hanya menjual produk-produk yang sama.

Hal itu disampaikan Yoyok dalam rapat kerja bersama Menteri UMKM di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, koperasi desa seharusnya lebih fokus menyediakan kebutuhan pokok seperti gas, beras, gula, minyak goreng, hingga tepung.

Baca: Film Reza Arap Harusnya Horor: Misi Aneh Hantu Wibu Demi Anime Favorit, Tayang 20 Agustus 2026

Baca: Iran Targetkan Kapal-kapal di Selat Hormuz Jelang Kesepakatan Damai, Pasukan AS Tembak Drone IRGC

Selain itu juga menjadi wadah bagi produk UMKM lokal agar manfaat ekonominya benar-benar dirasakan masyarakat desa.

"Kalau buat koperasi semacam Indomaret atau Alfamart, apa bedanya? Cuma pindah nama doang. Yang dijual semua pabrikan. Kan itu punya orang-orang kaya," ujar Yoyok.

Adapun dalam rapat tersebut, Kementerian UMKM mengajukan tambahan anggaran sekitar Rp 1,5 triliun di luar pagu indikatif sebesar Rp 459 miliar.

Yoyok menyatakan setuju dengan penambahan anggaran tersebut demi mendorong jutaan pelaku usaha mikro naik kelas.


Sumber:
https://video.tribunnews.com/news/943332/dpr-pertanyakan-konsep-kopdes-merah-putih-dinilai-mirip-minimarket-modern

 


#beritaterkini #beritaterbaru #beritaviral #kabarterkini #DPR #KopdesMerahPutih #koperasidesamerahputih #MinimarketModern #KDMP

Sumber: Tribun Video
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda