FULL Raffi Ahmad Klarifikasi di Hadapan Dedi Mulyadi soal Isu Titip Iphone & Laptop di Blueray AS

Editor: Tri Hantoro

Reporter: Linda Pancaningrum

Video Production: Dharma Aji Yudhaningrat

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Artis sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad akhirnya buka suara terkiat isu Iphoe dan Laptop yang dikaitkan dengan perkara suap dan gratifikasi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

Raffi memberikan klarifikasinya langsung bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) beberapa waktu lalu.

Dalam penjelasannya, Raffi membantah isu yang beredar terkait penitipan barang elektronik ke tanah air.

Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sang istri dikunjungi KDM bersama Walikota Depok, Dr. H. Supian Suri, M.M. di kawasan Green Andara Residances, Depok Jawa Barat.

Dilansir dari Youtube pribadi KDM, Raffi memberikan penjelasan secara gambalng terkait isu yang kini tengah menerpanya, Kamis (11/6).

Raffi menjelaskan isu tersebut diduga bermula saat dirinya bersaama kawan-kawan artis tengah berada di laur negeri tepatnya pada Oktober 2025.

Baca: Kata KPK soal Munculnya Nama Raffi Ahmad dalam Sidang Kasus Suap Importasi Bea Cukai

Baca: Nama Terseret Kasus Suap Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris Lawan Isu Hoaks

Raffi menyebut saat itu Raffi bersama teman-teman artis yakni Nazril Irham (Aril) dan Deddy Mahendra Desta (Desta) untuk mengikuti ajang lari maraton di Cikago Amerika Serikat (AS).

Raffi melanjutkan dalam momen tersebut dirinya dan kawan-kawan lantas melanjutkan acara makan bersama.

Ditengah aktivitas tersebut, Raffi mengaku diminta berfoto dengan seseorang yang tak ia kenal di depan gerai Blueray Cargo di kawasan tersebut.

Raffi lantas menjalin percakapan dengan orang tersebut yang menginformasikan bahwa pihaknya bisa mengirimkan barang dari luar negeri ke tanah air.

Raffi menjelaskan dengan santun dirinya lantas menyambut baik penawaran terkait informasi dari orang tersebut.

Raffi bahkan merasa heran dan bingung mengapa dirinya bisa dikaitkan dengan kasus perkara suap dan gratifikasi importasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). 

(Tribun-Video.com)

 

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda