Markas Hancur Dihantam Hizbullah, Komandan IDF Merapat ke AS: Tinjau Stok Drone Pelindung

Editor: Tri Hantoro

Reporter: Nurma Aisyah

Video Production: Nur Rohman Urip

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUN-VIDEO.COM - Pesawat tak berawak milik kelompok bersenjata Lebanon, Hizbullah diduga berhasil menghantam situs militer Israel di wilayah utara pada Rabu (28/5/2026).

Akibat penyerangan ini, komandan militer Israel diperkirakan akan meminta bantuan kepada Amerika Serikat.

Menurut lembaga penyiaran publik Israel, komandan tersebut akan menjadwalkan keberangkatan ke AS beberapa hari ke depan.

Agendanya untuk mendapatkan tambahan sistem dan teknologi drone guna melawan Hizbullah.

Pemimpin pasukan yang akan berkunjung ke AS disebut sebagai Komandan Angkatan Darat Mayjen Nadav Lotan.

Baca: AS Berpotensi Tarik Semua Pesawat Militer dari Bandara Gurion Israel, jika Kesepakatan Iran Tercapai

Baca: Pasca-Pembatasan Ketat Israel, 140 Ribu Jemaah Padati Masjid Al-Aqsa untuk Salat Idul Adha

Lotan dijadwalkan segera meninjau pembelian drone di negara sekutunya.

Seorang pejabat senior militer menyebut dalam pembelian alat tempur ini tidak diberikan batasan anggaran.

Dilansir dari KAN melalui Anadolu, militer Israel kini tengah melakukan upaya peningkatan sistem peringatan terhadap drone peledak Hizbullah.

Termasuk sistem deteksi yang dirancang dengan peringatan anti-tank.

Pasalnya, akhir-akhir ini militer Israel berulang kali mendapatkan serangan efektif dari Hizbullah.

Terbaru, setidaknya enam drone mengarah ke wilayah Israel bagian utara hingga meledak di kawasan situs militernya.

(Tribun-Video.com)

Artikel ini telah tayang di Anadolu Agency dengan judul Israeli army turns to US after Hezbollah drones strike military sites: Report

 

Sumber: Tribunnews.com
   #TRIBUNNEWS UPDATE   #IDF   #Amerika
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda